Suara.com - Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri mengatakan, pengurangan jam kerja tidak akan diterapkan untuk semua Pegawai Negeri Sipil Perempuan. Hanif mengungkapkan hal ini terkait wacana dari Wakil Presiden Jusuf Kalla yang akan mengurangi jam kerja bagi PNS perempuan.
Kata dia, hanya PNS perempuan yang mempunyai anak kecil yang jam kerjanya akan dikurangi.
"Sebenarnya tujuannya untuk memastikan agar anak-anak kita memperoleh kasih sayang, pendidikan dan perhatian dari para ibu yang bekerja. Formula yang ditawarkan bapak JK itu pengurangan jam kerja," ungkap Hanif di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (4/12/2014).
"Nah itu sedang kami kaji dulu, formulanya sebenarnya banyak untuk bisa mencapai tujuan itu," katanya.
Hanif menjelaskan, aturan ini juga menuai pro dan kontra. Banyak masyarakat yang mendukung wacana tersebut, namun tidak sedikit pula para pekerja perempuan yang protes dan menganggap bahwa itu akan menjadi pembatas untuk meniti karier.
"Itu kan wacana yang tujuannya baik. Kalau dianggap diskriminasi itu soal cara pandang saja," jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mewacanakan untuk memberi kelonggaran atau mengurangi jam kerja bagi kaum perempuan, yakni pengurangan satu jam sebelum masuk kerja, dan satu jam pulang lebih cepat.
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Sidang Blueray Cargo, Jaksa KPK Ungkap Dugaan Aliran Rp21 Miliar ke Djaka Budi Utama
-
Imbau Daerah Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Mendagri Optimistis Bakal Gerakkan Perekonomian
-
'Tak Ada Penangkapan!' Kapolres Jaksel Bantah Tudingan Represif di Aksi Mahasiswa GMNI Pancoran
-
Gangguan Akses CCTV Publik Saat Aksi Unjuk Rasa di Sudirman Bukan dari Sistem Pemprov DKI
-
Massa di Sudirman Bubar: Mahasiswa Mundur Pertama, Disusul Kelompok 'Baju Hitam'
-
Mahasiswa Sudah Pergi, Siapa Massa Berbaju Hitam yang Masih Bertahan di Sudirman?
-
Mendagri Tito Dorong DKPP Tingkatkan Integritas Penyelenggara Pemilu
-
KPK Selidiki Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Bea Cukai, Pendiri IAW Diperiksa
-
Mengapa Pertamax Naik? Teddy Indra Wijaya Ungkap 3 Alasannya
-
Triana ke Mahasiswa: Jangan Lupakan Reformasi Agraria, Tanpa Itu Indonesia Tak Akan Berubah