Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana memindahkan pegawai negeri sipil (PNS) perempuan ke lokasi dekat rumahnya. Mulai tahun depan Pemprov DKI Jakarta juga akan mengkaji jam kerja bagi PNS perempuan.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta I Made Karmayoga mengatakan, jabatan fungsional akan diperluas, untuk membuka peluang kaum perempuan bekerja sesuai latar belakang pendidikannya. Bahkan mereka dapat ditempatkan di kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di 267 kelurahan dan 44 kecamatan yang akan mulai beroperasi pada tahun 2015.
"Jabatan fungsional akan memangkas jabatan kepala seksi dan menggantikan jabatan itu sesuai dengan profesi atau latar pendidikannya. Dengan catatan, para ahli harus mempunyai sertifikat," ujar Made di Balai Kota, Kamis (4/12/2014).
Made menambahkan, dengan adanya jabatan fungsional, maka PNS perempuan dapat memilih tempat kerjanya yang dekat dengan rumah.
"Tahun depan, PTSP kan ada di kelurahan sampai dengan kantor walikota. Nanti PNS kami petakan dulu tinggal di mana, nanti baru kami tempatkan di PTSP yang dekat dengan rumah mereka," kata Made.
Langkah ini dilakukan agar para perempuan memiliki lebih banyak waktu untuk mengurus anak dan rumah tangga, karena waktunya tidak tersita di perjalanan menuju kantor. Rencana ini, dilakukan menyikapi rencana wakil presiden Jusuf Kalla yang ingin mengurangi jam kerja perempuan selama dua jam.
"Kalau sudah dekat dengan rumah maka ngurus anak lebih dekat. Percuma juga dikurangi jam kerjanya kalau kantornya tetep saja jauh dari rumah," tambah Made menyikapi wacana Wapres itu. (j)
Berita Terkait
-
Isu Gaji Pensiunan PNS Dirapel dan Cair Cepat, PT Taspen Ungkap Info Terbaru
-
Pemprov DKI: Hentikan Pembongkaran Bangunan di Jalan Teuku Umar Menteng
-
Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu
-
Operasi Serentak! Ikan Sapu-Sapu Diburu di Sungai-Sungai Jakarta
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Penembak Gala Dinner Pejabat AS Didakwa Percobaan Pembunuhan Terhadap Donald Trump
-
Kecelakaan Maut KRL Bekasi, Menteri Rosan Pastikan Titah Prabowo Bangun Flyover Segera Diekseskusi
-
Cek Fakta: Kakak Adik dari Indonesia Disebut Gabung Jadi Tentara Israel, Benarkah?
-
Disiden Artinya Apa? Rocky Gerung Diberi Julukan Ini Oleh Prabowo
-
Israel Ancam Lebanon dengan 'Api Besar', Ketegangan dengan Hizbullah Kian Memanas
-
Militer Meksiko Ringkus El Jardinero Pemimpin Kartel JNGC yang Paling Dicari Tanpa Letusan Senjata
-
AHY Minta Evakuasi Gerbong KRL di Bekasi Timur Rampung Sore Ini, Target Malam Sudah Normal
-
Ganjar: Sudah Saatnya Kodifikasi Hukum Pemilu Dilakukan
-
KPK Usul Pembatasan Uang Tunai di Pemilu, Ganjar Pranowo: Bagus, Tapi Pertimbangkan Daerah Remot
-
Kisah Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Kehabisan Oksigen Usai Gagal Dievakuasi Lewat Jendela