Suara.com - Seorang korban bencana tanah longsor di di Dusun Jemblung Desa Sampang Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, menceritakan kejadian nahas yang dialaminya. Saat itu Parno, warga Dusun Genting Desa Sampang, Kecamatan Karangkobar, tengah mengemudi mobil pick up dan tiba-tiba dihantam batu dan tanah.
Parno (39) mengatakan hingga hari keempat sejak tertimpa tanah longsor bagian dada dan tangannya masih sakit, sedangkan Wawan merasakan bagian kakinya yang memar masih sakit.
Ia menuturkankan saat terjadi longsor pada Jumat (12/12/2014) sekitar pukul 18.00 WIB dirinya sedang mengemudi mobil bak terbuka dengan membawa 13 penumpang melewati lokasi kejadian.
"Tiba-tiba mobil saya dihantam batu dan tanah yang datang dari lereng, kemudian mobil kami terguling-guling," ungkapnya.
Ia menyebutkan dari 14 orang yang berada di mobil, sembilan orang di antaranya selamat, sedangkan lima orang lainnya meninggal.
Korban yang meninggal bukan hanya yang berada di bak belakang, katanya, yang duduk di bagian kabin pun ada satu korban meninggal.
"Kejadiannya cepat sekali, sebelumnya terdengar suara ledakan kemudian tiba-tiba material menghantam mobil kami dan mobil terguling-guling dan hancur," tuturnya.
Saat ini Parno dan ketiga rekannya yakni Sutopo, Wawan, dan Khotimah dirawat di Puskesmas Karangkobar. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis