Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia(Menkumham) Yasonna Hamongan Laoly bersama dengan Sekretaris Kabinet (Sekab) Kerja Andi Widjayanto menyambangi Gedung KPK, Kamis(18/12/2014) sore.
Maksud kedatangan keduanya adalah untuk membahas kursi kosong pimpinan KPK setelah ditinggalkan Busyro Muqqodas dua hari yang lalu (16/12/2014).
"Ini gak ada apa-apanya, mau koordinasi saja karena Pak Busyro kan sudah berakhir jadi ada yang kosong, koordinasi itulah," kata Yasonna di Gedung KPK, Jalan Rasuna Said Jakarta Selatan.
Seperti diketahui, Panitia seleksi Calon Pimpinan KPK sudah menetapkan dua nama untuk menggantikan posisi dosen Ujiversitas Islam Indonesia tersebut. Selain namanya sendiri yang juga masuk dalam dua nama tersebut, satu nama lainnya adalah Robby Arya Barat.
Keduanya baru beberapa hari lalu sudah menjalani fit anf proper test di Gedung DPR yang dilakukan oleh Komisi III. Sampai saat ini belum ada hasil terkait dengan proses tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
-
Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU
-
TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!
-
Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat
-
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer
-
Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal
-
Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi
-
Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu
-
Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!