Suara.com - Serangan udara Amerika Serikat atas Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah telah membunuh tiga pemimpin utama kelompok teroris tersebut, meski belum termasuk pemimpin utamanya, Abu Bakar al Baghdadi.
Di antara ketiga pemimpin yang tewas itu adalah Abd al Basit, yang oleh pemerintah AS disebut sebagai "emir militer" ISIS dan Haji Mutazz, salah satu deputi Al Baghdadi. Keduanya tewas dalam serangan udara pada 3 dan 9 Desember lalu.
Pemerintah AS, pada Kamis (18/12/2014), mengatakan bahwa selain kedua orang itu, pemimpin ISIS di Mosul, Irak, yang bernama Radwan Taleb al Hamdouni juga tewas dalam serangan udara pada November lalu.
Kabar kematian tiga pemimpin ISIS itu pertama kali diberitakan oleh surat kabar Wall Street Journal dan di saat yang sama Letnan Jenderal James Terry, komandan koalisi AS, memuji dampak serangan udara AS selama empat bulan di Irak.
"Kami berhasil membuat kemajuan signifikan dalam menghadang serangan para militan tersebut," kata Terry.
Ia menjelaskan bahwa serangan-serangan udara AS di Gunung Sinjar dan Zumar, Irak telah berhasil mematahkan kekuatan ISIS dan membantu para pejuang Kurdi membaskan warga Irak yang terperangkap di lokasi-lokasi itu. (Reuters)
Berita Terkait
-
Sosok Abdul Ballout, Penabrak Kerumunan Orang di Parade Gay Pride di Berlin
-
Tampang Abdul Ballout Pelaku Serangan Berdarah di Berlin Terafiliasi dengan ISIS
-
Anak 16 Tahun Mau Bakar Gereja, Diduga Diperintahkan ISIS
-
Ancaman Teror Piala Dunia 2026, ISIS Ancam Serang Stadion dan Paus Leo XIV
-
Sebar Propaganda Lewat Medsos, Densus 88 Tangkap 8 Terduga Teroris Jaringan JAD di Sulteng!
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Buktikan Belum Ada yang Geser, Rossa Hipnotis 3 Ribu Penonton di Soul Concert VII
-
Respons Laporan Netizen Soal Toko Obat Ilegal, KDM Tegaskan Tak Takut Intervensi Backing
-
Imigrasi Sumut-Pemko Tebing Tinggi Teken Perjanjian Pinjam Pakai Gedung Unit Layanan Paspor
-
Apakah Viva Whitening Cream Bisa Samarkan Flek Hitam? Cek Klaim Pengguna
-
Ratusan Bangunan Liar di Cianjur Ditertibkan
-
4 Low pH Cleanser Beta Glucan, Kunci Kelembapan Maksimal pada Kulit Kering
-
Pelantikan DHD 45 Sumut, Bobby Nasution Ajak Generasi Muda Gelorakan Semangat Juang '45
-
Polisi Ungkap Kronologi-Motif Wanita Bunuh Diri Pakai Senpi di Medan
-
Korset dari Kuala Lumpur: Siasat Gagal WNA Malaysia Selundupkan Sabu Rp2,7 Miliar
-
OJK Blokir 36.735 Rekening, Mayoritas Terindikasi Judi Online