Suara.com - Kepala Otoritas Bandar Udara Wilayah III, Kementerian Perhubungan, Muhammad Praminto Hadi Soekarno, mengatakan mencari tahu kondisi pesawat AirAsia QZ8501 dengan berkoordinasi dengan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
"Nanti tentu kita akan bicara dengan KNKT untuk bahas hal-hal mengenai pemeriksaan pesawat. Semua kemungkinan penyebab dapat kita identifikasi. Ini perlu waktu cukup panjang," kata Praminto dalam keterangannya saat konferensi pers di Crisis Center Terminal II, Bandara Juanda, Surabaya, Jawa Timur, Senin (29/12/2014).
Menurut Praminto, proses pemeriksaan profil pesawat AirAsia tersebut membutuhkan waktu, sebab perlu dilakukan secara detil termasuk cek cargo, profil pesawat dan lainnya.
Praminto menambahkan, dalam setiap penerbangan pesawat, baik itu rute dalam negeri ataupun luar negeri, pihaknya dan otoritas bandara selalu melakukan pengecekan pesawat.
Dia juga menjelaskan kalau pesawat nahas yang hilang kontak sejak Minggu (28/12/2014) pagi, sudah dilakukan perawatan berkala sebulan lalu dan dinyatakan normal.
"Perlu dijelaskan bahwa kami melakukan pengecekan terhadap profil dari pesawat ini, tiga minggu dan empat minggu terakhir, terutama maintenance oleh otoritas bandara," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD