Suara.com - Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Toboali Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung, meminta nelayan ikut memantau jejak pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang kontak ketika sampai di sekitar Perairan Belitung Timur.
"Semua nelayan akan disurati untuk memantau keadaan di tengah laut, apabila ditemukan serpihan pesawat, untuk segera melapor kepada instansi terkait seperti Basarnas, dan TNI Angkatan Laut," kata petugas Kesyahbandaran Mardiyanto seizin Kepala UPP Kelas III Toboali Roziansyah di Toboali, Selasa (30/12/2014).
Ia mengatakan peran dan informasi dari nelayan cukup membantu tim pencari.
"Apabila mendapat informasi dari nelayan yang sedang melaut maka akan segera disampaikan ke pihak instansi terkait," katanya.
Saat ini, katanya, UPP Kelas III Toboali siaga terhadap kondisi terkini mengenai perkembangan yang terjadi di perairan laut, meskipun informasi yang didapat hilangnya kontak pesawat ini berada di Perairan Belitung Timur.
"Walaupun informasi mengenai hilangnya kontak pesawat ini di perairan laut Belitung Timur, namun kami akan selalu siaga selama 1x24 jam untuk memantau kondisi terkini pasca hilangnya kontak pesawat AirAsia ini," ujarnya.
Ia berharap para nelayan atau pihak lain dapat bekerjasama dengan pihak UPP bila melihat atau menemukan adanya serpihan mengenai pesawat atau barang-barang yang dianggap menyerupai serpihan pesawat.
"Kami tetap memonitor kondisi terkini dan terus bekerjasama dengan para nelayan atau pihak lain untuk melihat perkembangan yang ada, semoga para nelayan dapat terus berkoordinasi," ujarnya.
Pesawat AirAsia jurusan Surabaya-Singapura hilang pada Minggu (28/9/2014) pagi setelah lepas landas dari dari Bandara Juanda Surabaya.
Pesawat yang dipiloti Kapten Irianto dengan First Officer Remi Emmanuel Plesel itu mengangkut 155 penumpang orang yang terdiri atas 138 orang dewasa, 16 anak-anak, dan satu bayi. Sedangkan awak pesawat totalnya berjumlah tujuh orang. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard
-
Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar
-
Urgen, Mengubah Keahlian Individual Manajemen Pengetahuan di Setjen DPR Jadi Kekuatan Institusional
-
1,3 Ton Obat Bius dalam Teh Cina Disita Bea Cukai - TNI dari Kapal Asing di Batam
-
Feng Shui Rumah Menghadap ke Arah Selatan, Bawa Hoki dan Bikin Karier Melejit
-
Harga Alat Medis Empat Kali Lipat, Bisakah Layanan Kesehatan Tetap Murah?
-
8 Cara Menghapus File Sampah dan Cache Tersembunyi di HP Android agar Penyimpanan Lega
-
Film Dan Bandung Sapa Penonton Yogyakarta: Angkat Kisah Cinta, Persahabatan, dan Keluarga