Suara.com - Ketua Badan SAR Nasional (Basarnas), F Henry Bambang Soelistyo, mengungkapkan dirinya juga mendapat laporan adanya dua orang nelayan yang berlokasi di Pangkalan Bun, Kalteng, yang mengaku melihat pesawat AirAsia dan kemudian mendengar dentuman.
Menurutnya, dari kedua nelayan tersebut, satu orang mengaku melihat dan juga mendengar dentuman, sementara satu orang lainnya hanya melihat saja.
"Saya juga mendapatkan imformasi dari dua nelayan yang beroperasi di Pangkalan Bun. Katanya satu orang hanya melihat dan satu orang lagi melihat serta mendengar dentuman," ungkap Bambang, di Gedung Basarnas Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2014).
Atas informasi tersebut, Bambang mengaku pihaknya menyambut dengan baik. Bahkan menurutnya, hari ini Basarnas juga mengerahkan tenaga pencari ke sektor VII tersebut, untuk menelusuri informasi yang telah disampaikan oleh kedua nelayan.
"Kita sudah siapkan pencarian di Sektor VII untuk memastikan informasi para nelayan tersebut," tegas Bambang.
Namun begitu, Bambang menegaskan bahwa hari ini pencarian tidak hanya fokus pada informasi tersebut, melainkan juga disebar ke segala sektor lain yang diduga bisa memberi tanda keberadaan pesawat AirAsia itu.
Yang jelas hari ini, menurut Bambang lagi, Basarnas sudah menjalankan aksi pencarian sejak pukul 06.00 pagi, hingga waktu yang tidak terhingga. Dia berharap pencarian yang diperluas hari ini dapat menemukan hasil yang sesuai dengan harapan semua pihak.
Tag
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Adu Cepat Lawan Maut: Basarnas Terjang 'Bubur Pasir' Cari Puluhan Korban Longsor Cisarua
-
Sambil Menangis, Kepala Basarnas Umumkan Semua Korban Meninggal Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan
-
Basarnas: Enam Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Masih Dievakuasi
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
KPK OTT di Tulungagung, Bupati Gatut Sunu Diamankan
-
Seskab Teddy Pastikan Indonesia Tidak Akan Tarik Pasukan dari UNIFIL
-
Lagi-lagi Singgung Iran, Ini Sesumbar Donald Trump Soal Pasokan Minyak
-
Kantor Kementerian PU Digeledah Kejati, Seskab Teddy: Silakan, Pemerintah Terbuka untuk Proses Hukum
-
Seskab Teddy: Presiden Prabowo Bakal ke Rusia Dalam Waktu Dekat
-
Pastikan Program Unggulan Presiden Berjalan, Mendagri Tinjau Program Perumahan Rakyat di Tomohon
-
Seskab Teddy Bantah Isu Indonesia Bakal 'Chaos': Itu Narasi Keliru!
-
Diversifikasi Pasar Belum Optimal, Indonesia Rentan Terseret Dampak Konflik Timur Tengah
-
Seskab Teddy Sebut Ada Fenomena Inflasi Pengamat: Beri Data Keliru, Picu Kecemasan
-
Kritik Wacana War Tiket Haji, Pakar UGM: Negara Seharusnya Beri Kesetaraan Bukan Ruang Kompetisi