Suara.com - Hobi bermain golf Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, telah mengakibatkan dua tentara AS harus memindahkan lokasi pernikahan mereka di Hawaii pada saat-saat terakhir.
Kapten Natalie Heimel dan Edward Mallue, sejatinya, sudah siap sedia mengikat janji di lapangan golf Kaneohe Klipper, yang berada di pangkalan Korps Marinir.
Namun, mereka kemudian mendapat kabar bahwa Obama dijadwalkan akan memakai lapangan itu pada saat yang sama mereka melangsungkan upacara pengucapan sumpah perkawinan.
Dalam waktu 24 jam, mereka memindahkan lokasi upacara tersebut ke halaman rumput pedesaan di kediaman komandan pangkalan, yang menghadap ke Samudera Pasifik.
Di sana, pasangan yang baru menikah itu mendapat telepon dari Panglima Tertinggi, yaitu Presiden Obama, yang memberikan ucapan selamat dan sekaligus menyampaikan permintaan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.
"Obama, secara pribadi, baru saja menelepon saudara saya dan suaminya untuk meminta maaf karena menggagalkan tempat pernikahan mereka di lapangan golf. Luar biasa!" kata saudara perempuan Heimel di Twitter.
Telepon dari Obama itu "benar-benar membuat hari mereka begitu menggembirakan," kata Becca Dryer, salah seorang teman sang pengantin perempuan yang juga menghadiri acara pernikahan tersebut kepada New York Daily News.
Obama sedang berlibur di Hawaii, negara bagian tempatnya berasal, selama sembilan hari. Dalam kurun waktu itu, ia telah bermain golf selama enam kali, tulis surat kabar tersebut.
Pada Malam Natal, ia bermain satu putaran dengan Perdana Menteri Malaysia, Najib Razzak. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!