News / Nasional
Kamis, 01 Januari 2015 | 10:39 WIB
Basarnas dan TNI AL bersiap mempersiapkan penyelaman bersama untuk melakukan evakuasi korban AirAsia. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) beserta TNI Angkatan Laut akan melakukan penyelaman bersama untuk mengevakuasi korban serta pesawat AirAsia QZ8501 yang hilang sejak Minggu (28/12/2014) lalu.

Mayjen TNI AL Profs Dhegratmen mengungkapkan, pihaknya telah menyiapkan alat-alat canggih yang mendukung proses evakuasi.

"Kita bawa perlengkapan untuk kedalaman bisa sampai seratus meter, sehingga otomatis agak sedikit berbeda dengan yang dimiliki Basarnas. Kita ada kamera bawah air dan terkomunikasi ke monitor," ucap Profs diatas kapal Catamaran KM SAR 101 Purworejo, Kamis (1/1/2015).

Tim yang akan menyelam juga akan dilengkapi helm selang KMB (Kirby Morgan Band). Perangkat menyelam ini digunakan untuk mengambil udara dari permukaan laut.

"Jadi suplai udara nanti masuk ke helm melalui selang sepanjang 150 meter. Tapi siaga EGS (Emergency Gas Supplay)," tambah dia.

Koordiator penyelam TNI AL ini menambahkan, timnya belum begitu mengenal lokasi bawah laut antara Selat Karimata dan Laut Jawa. Diduga, Di lokasi ini AirAsia berada.

"Kita belum tahu secara pasti. Kalau melihat di peta, kedalaman maksimal sekitar 36 meter," tambah dia.

Perlengkapan lain yang akan dibawa yakni Self Contents Under Water Breathing Aparatus (SCUBA), yang akan digunakan untuk sistem pernapasan penyelam.

Load More