Suara.com - Tidak mudah menjelaskan apa yang sebenarnya telah terjadi kepada seorang anak. Apalagi menyangkut musibah yang mengancam nyawa seseorang.
Kondisi ini yang saat ini terjadi pada keluarga pilot AirAsia QZ 8501, Kapten Iriyanto. Keluarga masih bingung menjelaskan peristiwa yang menimpa pilot Irianto, khususnya anak kedua, Arya Galih Gegana, 8 tahun.
“Galih berpikir ayahnya masih di tempat kerja, “ kata Budi Sutiono, saudara Iriyanto kepada Daily Telegraph, Rabu (1/1/2015).
Budi Sutiono terpaksa memberikan penjelasan seperti itu mengingat tragedi ini merupakan hal baru bagi keluarganya. Apalagi seminggu lalu, keluarga juga sedang berduka dengan meninggalnya adik Iriyanto akibat serangan jantung.
Sang anak belum paham betul dengan kejadian yang tengah dialami ayahnya. “Saya katakan kepada Galih bahwa ayahnya tidak pulang ke rumah karena ia memiliki pekerjaan lain yang harus dilakukan,” kata dia.
Di rumah keluarga Iriyanto sejak menerima kabar pesawat AirAsia dinyatakan hilang tidak menyalakan televisi. Sejumlah famili yang datang berusaha menghindari membahas soal nasib Iriyanto di dekat Galih dan kakaknya, Angela 22 tahun. Istri Iriyanto, Widya Sukarti Putri lebih banyak di kamar, muncul sesekali untuk menyapa teman dan sanak famili yang datang.
Sementara Angela, tampaknya sudah mengetahui apa yang tengah terjadi pada ayahnya. Ia sejak menerima kabar pesawat hilang dari media sosial langsung posting di akun Twitternya. “Papa kembali, saya masih membutuhkan papa”. Papa pulang, saya membutuhkanmu”.
Budi Sutiono mengaku butuh waktu untuk menjelaskan apa yang terjadi pada ayahnya kepada kedua anak Iriyanto.
“Perlahan-lahan kami akan jelaskan atas apa yang terjadi pada ayahnya,” kata Sutiono.
Hingga saat ini proses evakuasi pesawat AirAsia yang jatuh di Selat Karimata terus berlangsung. Tujuh korban meninggal berhasil dievakuasi dan dibawa ke Pangkalan Bun dan Surabaya.
Tag
Berita Terkait
-
Bandara Ahmad Yani Semarang Kembali Buka Rute Internasional
-
Profil Ryan Harris, Keponakan Mantan Bos Air Asia yang Viral Gelar Royal Wedding Rp75 M
-
Ini Sumber Kekayaan Ryan Harris, Pantas Sanggup Undang Brian Eks Westlife dan Artis Mancanegara ke Nikahannya
-
Anak CEO Air Asia Pamer Jam Tangan Mewah Rp6 Miliar, Sebelum Gelar Pernikahan Fantastis Rp75 Miliar
-
Profil Gwen Asley: Anak Pengusaha yang Nikahi Anak CEO Air Asia dengan Biaya Rp 75 miliar
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai