Suara.com - Tim dokter berharap semua penumpang korban AirAsia segera ditemukan secepat mungkin, karena jika jenazah di laut lebih dari lima hari akan rusak dan menyulitkan identifikasi.
"Jenazah itu kalau sudah lima hari itu biasanya akan mulai rusak di bagian perut , ehingga dikhawatirkan akan membuat jenazah tenggelam dan makin sulit dicari," kata Kapusdokkes Mabes Polri Brigjen Arthur Tampi di RSUD Sultan Imanuddin, Kamis (1/1/2015).
Jenazah di laut biasanya akan mengalami pembusukan lanjut mulai hari kelima, sedangkan jenazah di sungai mengalami pembusukan lanjut mulai hari ketiga.
Penanganan segera terhadap jenazah-jenazah tersebut bertujuan untuk memperlambat pembusukan. Selain itu, ada penanganan untuk mengamankan organ seperti sidik jari dan gigi karena sangat dibutuhkan dalam pengidentifikasian nanti di Surabaya.
Disinggung soal jenazah ketujuh penumpang AirAsia yang ditemukan terakhir dan dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin, Arthur menyebutkan jenazah tersebut berjenis kelamin perempuan usia dewasa.
Dari identifikasi awal, jenazah mengenakan celana jins ikat pinggang coklat, sepatu kets, jam tangan kuning dan gelang karet. Sedangkan baju jenazah tersebut sudah terlepas.
Hingga kini sudah ada tujuh jenazah yang dibawa ke RSUD Sultan Imanuddin.
Kabarnya, tim gabungan kembali menemukan sejumlah jenazah di kawasan Gosong Aling, sekitar 10 mil dari Selat Karimata, tempat pesawat mengangkut 155 penumpang dan tujuh kru pesawat itu hilang kontak. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai