Proses pencarian itu tidak bisa dilaporkan langsung ke redaksi karena tidak ada sinyal untuk komunikasi. Para wartawan baru bisa membuat laporan kepada pembaca setelah kapal merapat ke darat.
Selasa (30/12/2014) pagi, kapal Basarnas kembali bergerak. Siang hari, Basarnas pusat menginstruksikan agar kapal pencarian dilakukan ke laut Jawa karena tim pencari yang menggunakan helikopter mendeteksi ada bayangan pesawat terbalik di air.
Di lokasi itulah tim KRI Bung Tomo menemukan beberapa benda yang belakangan diketahui sebagai serpihan pesawat AirAsia. Di sekitar lokasi itu, juga ditemukan beberapa jenazah. Belakangan, jenazah ini diketahui sebagai penumpang pesawat.
Jenazah tersebut langsung diangkat dari permukaan air dan dibawa ke Bandar Udara Iskandar atau Pangkalan Bun.
Pada Rabu (31/12/2014) sekitar pukul 01.00 WIB, Kapten Ahmad memerintahkan anak buah untuk membelokkan kapal KN 24 ke Pelabuhan Panglima Utar, Kumai, Kalimantan Tengah.
Pagi harinya, Kapal KN 224 kembali melakukan operasi. Tim penyelam sudah siap untuk menindaklanjuti temuan KRI Bung Tomo. Namun sayang, cuaca ketika itu tidak bagus sehingga kapal kembali ke Pelabuhan Kumai.
Kamis (1/1/2015), setelah cuaca agak bagus, tim evakuasi bersiap melakukan operasi. Tim penyelam dari KN 224 dan TNI AL diangkut menggunakan Kapal Negara SAR 101 Purworejo. Pemberangkatan sempat tertunda beberap ajam karena cuaca kembali tidak mendukung.
Baru pada sekitar pukul 16.00, Kapten Kapal KN SAR 101 Adil Triyanto menyalakan mesin kapal untuk mencari korban pesawat AirAsia.
Saat ini, sudah sembilan jenazah yang ditemukan. Jumlah orang secara keseluruhan yang berada di pesawat tersebut adalah 162 orang.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Ngeri! Calon Saksi di PN Jakarta Barat Dikejar dan Dianiaya, Videonya Viral di Medsos!
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai