Suara.com - Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya F Henry Bambang Soelistyo mengatakan ada dua tugas utama yang akan dilakukan di area sektor prioritas pesawat AirAsia QZ8501 siang ini, Jumat (2/1/2015).
"Di sektor prioritas akan ada dua tugas utama, yakni mencari bagian besar atau badan pesawat dan yang kedua mencari lokasi atau posisi kotak hitam," katanya di Kantor Pusat Basarnas, Jakarta.
Tugas mencari kotak hitam, kata dia, dilaksanakan oleh KNKT yang mulai pagi hari ini sudah mulai bekerja menggunakan kapal Kaladaya.
"Sementara tugas mencari bagian besar atau badan pesawat akan dilakukan oleh kapal-kapal kita maupun bantuan dari luar yang mempunyai sistem pencarian di bawah permukaan laut," tuturnya.
Dia juga menambahkan, akan dilakukan penyelaman ditempat ditemukan objek oleh 59 tim penyelam.
"Kapal Baruna Jaya, kapal MV. Geo Survey dan KN Jadayat akan difokuskan di area yang diduga kuat terdapat objek body pesawat," ucapnya.
Dia menjelaskan, tiga kapal tersebut akan menggunakan "under water marine detection" yakni "side scanner sonar" dan "pinger location", alat penangkan sinyal ping kotak hitam.
Sementara itu, kapal-kapal yang lain akan melaksanakan pencarian terhadap korban dan barang-barang atau serpihan dari pesawat.
Tag
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Jadi Mobil Prabowo Selama KTT di Filipina, Maung Garuda Ternyata Diterbangkan Pakai Airbus TNI AU
-
Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!
-
Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!
-
Menaker Dorong Talenta Muda Jadi Inovator melalui Talent & Innovation Hub
-
Operasi SAR Dukono Ditutup! 3 Pendaki Termasuk 2 WNA Ditemukan Tewas Tertimbun Pasir Vulkanik
-
Tolak Ratusan Miliar dari Jenderal demi Setia ke Prabowo, Hercules: GRIB Itu Petarung!
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako