Suara.com - Tiga tim investigasi yang dibentuk Kementerian Perhubungan hari ini, Kamis (8/1/2015), melakukan kajian akhir audit izin rute AirAsia yang telah dibekukan dan izin rute maskapai lainnya yang beroperasi di seluruh bandara di Indonesia.
Staf Khusus Menteri Perhubungan, Hadi Mustofa, kepada suara.com mengungkapkan, hasil kajian tersebut akan diserahkan kepada Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sebelum diumumkan besok, Jumat (9/1/2015).
“Ya akan diserahkan dulu kepada Menhub sebelum diumumkan,” kata Hadi melalui sambungan telepon.
Ketiga tim, menurut Hadi mempunyai wilayah audit yang berbeda namun tetap menyeluruh, baik untuk investigasi tehadap pajabat kementerian maupun eksternal.
“Yang pertama tim inspektur dirjen perhubungan udara, kemudian kedua dari PPNS, yang ketiga sesuai intruksi pak menteri adalah inspetur jenderal kementerian,” terangannya.
Dari ketiga tim, tim dari inpektur jenderal kementerian yang memiliki kewenangan lebih luas ketimbang dua lainnya, termasuk memeriksa direktur angkutan udara dan dirjen.
“Pak menteri memberi keluasaan penuh untuk audit investigative terhadap segala hal dan mendapat ruang gerak tak terbatas,” kata Hadi lagi.
Hadi memastikan kalau semua yang diduga terlibat dengan pengurusan izin dan waktu lepas landas AirAsia QZ8501 yang belakangan jatuh di Selat Karimata, Kalimantan Tengah, pada 28 Desember 2014 akan diperiksa.
Kemenhub mencuigai ada yang bermain dalam pengurusan izin rute.
Hingga kini, kementerian sudah menonaktifkan sejumlah pejabatnya, yakni Kepala Bidang Kelaikan Angkatan Udara pada Otoritas Bandara Juanda Surabya dan Principal Operation Inspector Kemenhub untuk Air Asia.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!