Suara.com - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri berpesan kepada Presiden Joko Widodo agar jangan hanya melihat Istana dari sisi megahnya, tetapi juga sisi gelapnya.
"Sebelum pelantikan Ir Jokowi menjadi Presiden, secara khusus saya sudah mengingatkan, supaya jangan melihat Istana dari sisi megahnya dan terangnya saja. Namun juga lihatlah sisi gelapnya, kenalilah sisi gelap itu," ujar Megawati dalam pidato politik di acara HUT PDI Perjuangan ke 42 di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Selatan, Sabtu (10/1/2015).
Dengan mengenal sisi gelap Istana, lanjut Megawati, jati diri dan karakter seorang pemimpin akan teruji.
Dia meyakini Jokowi bisa melewati gemblengan itu. Itu sebabnya, ketika memberi mandat kepada Jokowi untuk menjadi Kepala Negara, Megawati tidak ragu.
Presiden Jokowi, Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta sejumlah Menteri Kabinet Kerja menghadiri peringatan HUT ke 42 di kantor DPP PDI Perjuangan.
Menteri Kabinet Kerja yang hadir antara lain, Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasona H Laoly, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Menteri Pertanahan Ferry Mursidan Baldan, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti.
Hadir juga Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Patrice Rio Capella, dan Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!
-
Mahfud MD Sebut Jaksa Tidak Fair dalam Kasus Nadiem Makarim, Ini Alasannya
-
Ini 5 Fakta Kerusakan Hutan di Indonesia yang Jadi Sorotan Dunia