Suara.com - Empat sandera Yahudi yang tewas dalam aksi teror di swalayan di kota Paris, Prancis berhasil diidentifikasi. CRIF-organisasi Yahudi di Prancis, baru-baru ini merilis nama ke empat korban.
Ke empatnya diketahui bernama Yoav Hattab berumur 21 tahun, Philippe Braham berusia 40 tahun, Yohan Cohen 22 tahun serta lelaki tua bernama Francois-Michel Saada. Menurut saksi mata, mereka berempat tewas ditembak pelaku bernama Amedy Coulibay sebelum polisi menyerbu masuk ke dalam super market.
"Mereka warga Prancis yang dibunuh hanya karena dia seorang Yahudi," katanya.
Cohen, yang merupakan karyawan toko merupakan orang yang kuat, pintar dan memiliki hati mulia di mata sahabatnya. Menurut pesan salah satu sahabat di media sosial Facebook, Cohen digambarkan sebagai lelaki yang pendiam dan murah senyum.
Sementara itu, karyawan muslim bernama Lassana Bathily melakukan aksi heroik dengan menyelamatkan sedikitnya 15 orang pengunjung, di antaranya adalah dua anak kecil yang disembunyikan di dalam lemari es. Lelaki asal Mali ini sebelumnya sempat diborgol polisi karena dikira pelaku teror.
"Kami di sini semua bersaudara. Ini bukan soal Yahudi, Kristen atau Muslim. Bersama kita harus keluar dari krisis ini," kata Bathily saat diwawancara BMFTV.
Sementara itu, tak berapa lama pascapenembakan, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu menyatakan empatinya kepada korban.
"Kami turut berbela sungkawa untuk korban yang terbunuh hanya karena mereka seorang Yahudi. Untuk saudara Yahudi kami di Prancis, kami ikut merasakan kehilangan," katanya.
"Untuk seluruh Yahudi di Prancis dan Eropa, Israel bukan hanya tempat untuk berdoa. Israel adalah rumah buat kalian semua," lanjut Netanyahu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Strategi Barikade TNI-Polri Pecah Massa Mahasiswa, Bundaran HI dan DPR Sepi Orasi
-
Massa Demo Mahasiswa dan Ojol Bersatu Lawan Barikade TNI-Polri Menuju Bundaran HI
-
Terancam Terusir, 71 Jiwa Penghuni Rusun Kemensos Belum Kantongi Kepastian Tempat Tinggal Baru
-
Nasib Tragis Warga Penolak Penambangan Emas Ilegal di Sumbar, Dipukuli Sampai Luka Berat
-
Demo Mahasiswa Bukan Ancaman: Tarik Militer, Jangan Ada Tameng dan Pentungan
-
Misteri 2 Mayat Wanita di Banyumas: Nenek Ditemukan Dalam Sumur, Gadis 18 Tahun Bersimbah Darah
-
KPK Sita Rp59 Juta dan Ribuan Valas di Rumah Silmy Karim: Ada USD, Euro, hingga Yen!
-
Pakar Ingatkan Paparan BPA dari Galon Guna Ulang Berkaitan dengan Pubertas Dini Pada Anak
-
BEM UI: Polisi Hadang Demo Mahasiswa di HI, Bahkan Sempat Larang Kami Salat Jumat!
-
WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan