Suara.com - Setelah 14 hari melaut, Kapal Badan Pengkajian Penerapan Teknologi (BPPT) menemukan sinyal dari Emergency Locator Transmitter (ELT) black box AirAsia QZ8501. Waktu ini lebih cepat tiga hari dari batas yang diharapkan.
"Ini lebih cepat tiga hari, kita menargetkan 17 hari," kata Kepala BPPT Unggul Priyanto di Kantor BPPT, Jakarta, Minggu (11/1/2014).
Dua kapal BPPT berangkat sejak 30 Desember lalu, Kapal Baruna Jaya I dan Kapal Survei Java Imperia. Dua kapal ini diawaki oleh 17 ABK, 15 personel teknis dan 2 humas.
Dua kapal itu menemukan yang ping ELT black box AirAsia QZ8501 dan tertangkap oleh mesin pinger locator (pendeteksi pemancar sinyal black box). Begitu black box diangkat, semua akan dipulangkan lantaran tugasnya sudah selesai.
"Kalau sudah selesai kita pulangkan, ini tunggu sampai benar-benar ditemukan," ujar Unggul.
Kordinat ping ELT itu berada pada, 3 derajat 37 menit 20.7 detik Lintang Selatan, 109 derajat 42 menit 43 detik Bujur Timur yang ditemukan oleh Kapal Baruna Jaya I milik BPPT.
Dan, 3 derajat 37 menit 21.13 detik Lintang Selatan, 109 derajat 42 menit 42.45 detik Bujur Timur, yang ditemukan Kapal Java Imperia. Perbedaan lokasi koordinat ini sejauh 20 meter.
"(Ping) Ini dikirim dari black box, dan Insya Allah benar," kata Menteri Koordinator Bidang Maritim Indroyono Soesilo di tempat yang sama.
Indroyono menyebut, penemuan ini sudah dilakukan pengecekan dan diverifikasi. Dia pun meyakini dua lokasi ini adalah titik tempat black box berada.
Letak penemuan sinyal ELT ini sendiri berada sejauh 2,5 kilometer barat laut dari lokasi ekor penemuan pesawat AirAsia itu. Dia mengakui pergesaran lokasi ping ELT dan ekor pesawat dikarenakan arus laut yang ada.
Tag
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Oliver Twist: Perjuangan Anak Yatim Melawan Kemiskinan dan Eksploitasi
-
Kisah Almeyda Nayara: Tak Menyangka Hobi Bikin Konten Membuka Jalan Raih Beasiswa
-
Festival Kuliner, Dunia Fantasi, dan Pesona Ahn Hyo Seop di Tengah Kota Bandung
-
Kejagung Bantah Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Digeledah
-
5 Rekomendasi Sunscreen Non Comedogenic sesuai Review dan Harga
-
Viral Terduga Pencuri di Klaten Tertangkap Warga dan Diikat di Tiang Listrik
-
4 Gaya OOTD Retro Casual ala Yeonjun TXT yang Bikin Look Makin Berkarakter!
-
5 HP RAM 16 GB Perfoma Flagship Paling Murah, Ideal untuk Multitasking dan Gaming Berat
-
DPRD DKI Desak Polisi Sikat Pembawa Sajam di Balik Tawuran Matraman
-
Catalyst: Operator Wajib Sediakan Pilihan Layanan, Bukan Wajibkan Seluruh Paket Internet Rollover