Suara.com - Menteri Yingluck Shinawatra bukan saja digulingkan dari jabatannya sebagai Perdana Menteri. Dia juga dilarang berpolitik selama lima tahun dan kasus hukumnya akan terus dilanjutkan.
Yingluck menjadi klan kedua dari Shinawatra yang digulingkan dari kursi Perdana Menteri.
Sang kakak, Thaksin sudah lebih dulu disingkirkan dari jabatan Perdana Menteri dan harus kabur dari Thailand. Keputusan untuk menggulingkan Yingluck merupakan keputusan terbaru dalam 10 tahun krisis politik yang melanda negara tersebut.
Yingluck juga harus berhadapan dengan Pengadilan dalam kasus kriminal yang didakwakan kepada dirinya. Apabila terbukti bersalah, Yingluck bisa dipenjara selama 10 tahun.
Ia sebenarnya sudah disingkirkan dari kursi Perdana Menteri pada Mei lalu oleh junta militer. Namun, keputusan hukumnya baru dikeluarkan kemarin.
Yingluck dituding telah merugikan negara karena membeli beras produksi petani di atas harga pasar. Keputusan Yingluck itu diyakini membuat Thailand rugi miliaran dolar Amerika. Yingluck sendiri berjanju untuk melawan keputusan terhadap dirinya itu. (Reuters)
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris
-
Buka-bukaan Anak Riza Chalid: Tanpa Terminal BBM OTM, Cadangan Pertamax Berkurang 3 Hari
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI