- Pemilik percetakan Mau Print melaporkan tiga karyawannya ke Polres Metro Jakarta Pusat atas dugaan pencurian pelat besi.
- Laporan resmi atas kerugian perusahaan sebesar Rp230 juta tersebut telah diterima pihak kepolisian pada 30 Juni 2026.
- Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat kini sedang mendalami bukti dan keterangan terkait dugaan tindak pidana pencurian tersebut.
Suara.com - Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap tiga karyawan percetakan di Jakarta Pusat kini berkembang ke ranah lain. Pemilik toko percetakan "Mau Print" resmi melaporkan ketiga karyawannya ke Polres Metro Jakarta Pusat atas dugaan pencurian pelat besi dengan nilai kerugian mencapai Rp230 juta.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Saputra membenarkan adanya laporan yang diajukan oleh pihak manajemen atau pemilik usaha percetakan tersebut.
"Iya benar, (laporannya terkait) pencurian," kata Roby.
Laporan tersebut tercatat secara resmi pada Selasa (30/6/2026). Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan objek yang dilaporkan hilang berupa pelat besi yang digunakan untuk kebutuhan percetakan.
"Betul, laporan dibuat per tanggal 30 Juni 2026. Laporannya terkait pencurian pelat besi Rp230 juta yang kemarin sempat dipaparkan di rilis," ujar Erlyn.
Menurut Erlyn, pihak yang dilaporkan berjumlah tiga orang dan seluruhnya merupakan karyawan "Mau Print". Ketiganya sebelumnya menjadi perhatian publik setelah mengaku menjadi korban penyekapan.
"Keterangannya (pelapor) pemilik 'Mau Print'. Berarti terlapornya tiga orang karyawannya," kata Erlyn.
Saat ini, Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat masih mendalami laporan tersebut. Polisi akan menguji seluruh keterangan dan mengumpulkan alat bukti untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam dugaan pencurian tersebut.
Sebelumnya, kepolisian mengungkap bahwa tuduhan pencurian pelat besi senilai Rp230 juta menjadi pemicu dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap ketiga karyawan tersebut.
Baca Juga: Akal Bulus Maling Motor di PIK 2: Tukar Pelat Sesuai Kartu Parkir Dashboard Biar Lolos Keluar
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung mengatakan pemilik usaha percetakan bersama sejumlah pelaku lainnya berdalih para korban harus bertanggung jawab atas hilangnya aset perusahaan.
"Alibinya, ketiga orang karyawan percetakan ini adalah pelaku yang menghilangkan atau diduga mencuri pelat besi untuk dasar cetak sablon. Menurut perhitungan pelaku, nilai barang itu kurang lebih Rp230 juta," ujar Reynold.
Berita Terkait
-
Akal Bulus Maling Motor di PIK 2: Tukar Pelat Sesuai Kartu Parkir Dashboard Biar Lolos Keluar
-
Disekat Mulai dari Pintu Masuk! Begini Skenario Ketat Sidang Perdana dr Tifa Besok
-
Drama Penyekapan Senen: Korban yang Disekap dan Dirantai Kini Dilaporkan Kasus Pencurian
-
Usai Perpanjang Kontrak, Eksel Runtukahu Kirim Pesan Tegas ke Jakmania
-
Jalan Terjal Jakarta Menuju Kota Global: Kawasan Kumuh Masih Antre Perbaikan
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Kisah Siswa Sekolah Rakyat Ditayangkan pada Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor
-
BEM UI Sindir BBM 'Elite' yang Turun: Rakyat dan Ojol Butuhnya Pertamax Murah!
-
Fakta Baru Kasus Bupati Kuansing, KPK Ungkap Dugaan Uang dari Pelepasan Hutan
-
Panik Dipantau KPK, Bupati Kuansing Jual Land Cruiser ke Showroom Milik Suwito
-
Akal Bulus Maling Motor di PIK 2: Tukar Pelat Sesuai Kartu Parkir Dashboard Biar Lolos Keluar
-
Alasan Polisi Tak Izinkan Massa Demo BEM UI Lewati Jalan Trunojoyo di Hari Bhayangkara
-
Bupati Kuansing Minta Land Cruiser, Mobil Dibeli Kredit dengan Cicilan Rp46 Juta Per Bulan
-
AS dan Iran Saling Klaim di Tengah Perang, Gencatan Senjata 60 Hari Gagal Total?
-
Waspada! Kebijakan B50 Bisa Picu Krisis Minyak Goreng dan Bencana Lingkungan Akibat Sawit
-
Waspada El Nino hingga 2027, Megawati Keluarkan Instruksi 'Siaga Satu' Pangan dan Air