Suara.com - Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Golkar Jhon Kenedy Azis berharap Kejaksaan Agung menunjukkan prestasi seperti Komisi Pemberantasan Korupsi dalam memberantas kasus-kasus korupsi.
"Kejaksaan Agung ini kalah pamor dengan KPK," kata Jhon dalam rapat kerja Komisi III dengan Jaksa Agung HM Prasetyo, Rabu (28/1/2015).
Jhon heran kenapa KPK bisa lebih berprestasi padahal penyidik dan jaksa-jaksa KPK berasal dari Kejaksaan Agung. Seharusnya, kata dia, sebagai induk jaksa, Kejaksaan Agung lebih maju.
"Padahal kita sama-sama tahu, di KPK merupakan jaksa-jaksa di Kejaksaan, penyidiknya dari Kejaksaan Agung. Kenapa di KPK sangat berkembang, betul-betul cepat dan progress-nya jalan, kenapa di Kejaksaan Agung, yang menjadi sumber bagi penyidik KPK, tapi (Kejaksaan) kelihatan lemah," kata dia.
Jhon mengatakan sebenarnya kalau saja Kejaksaan Agung sejak dulu fokus melakukan penindakan kasus korupsi, KPK tidak perlu dibentuk.
"Saya yakin Kejaksaan Agung sangat fokus di penindakan korupsi, KPK buat apa lagi?" katanya.
Jhon mengatakan tidak tertutup kemungkinan Komisi III yang membidangi masalah hukum akan melakukan penguatan penindakan pidana korupsi di Kejaksaan Agung, misalnya dibentuk Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Korupsi.
"Di Kejaksaan Agung ada Jampidum (Jaksa Agung Muda Pidana Umum) dan Jampidsus (Jaksa Agung Muda Pidana Khusus) apa perlu kita bentuk Jampikor (Jaksa Agung Muda Pidana Korupsi) ? Meskipun Tipikor masuk Jampidsus," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard