Hari Minggu (1/2/2015) atau hari 36 pasca hilangnya pesawat AirAsia QZ8501 di Selat Karimata, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur belum berhasil mengidentifikasi 12 korban yang sekarang berada di RS Bhayangkara, Surabaya.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan, 12 korban AirAsia tersebut belum ada kecocokan dengan sampel DNA yang sudah dimiliki tim DVI.
12 korban AirAsia yang belum berhasil diidentifikasi itu berlabel B028, B044, B063, B065, B069, B070, B071, B072, B073, B074, B075, B076.
"Saat ini kami juga masih menunggu hasil DNA dari Mabes Polri, sehingga hari ini tidak ada satupun korban yang berhasil diidentifikasi," ujar Awi, Minggu (1/2/2015).
Awi menambahkan, kalau hari ini RS Bhayangkara, Surabaya juga belum menerima kiriman potongan tubuh atau body part dari Majene, Sulawesi Barat.
Dengan demikian, hingga saat ini masih ada 76 korban AirAsia di RS Bhayangkara, Surabaya. Dari jumlah itu, 64 korban telah berhasil diidentifikasi dengan rincian 29 perempuan dan 35 pria. Semua korban yang telah berhasil diidentifikasi telah diserahkan kepada pihak keluarga. (Yovie Wicaksono)
Tag
Berita Terkait
-
AirAsia Optimalkan Rute Favorit di Tengah Gejolak Harga Avtur Global
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
Tren Liburan 2025: Dari Lonjakan Pemesanan Hotel hingga Peran Teknologi Booking Cerdas
-
Daftar Maskapai RI yang Pakai Airbus A320
-
Gen Z Malaysia Jatuh Cinta pada Indonesia: Rahasia Promosi Wisata yang Tak Terduga!
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
'Bapak dan Anak Saya Juga Prajurit!' Isak Warga Diusir Paksa dari Asrama Eks Yon Zikon Lenteng Agung
-
Aksi Koboi Kades: Panjat Pagar dan Todong Pistol ke Warga Bekasi, Kini Disidik Polisi
-
Menenun Harapan Perempuan Penenun di Timur Indonesia Bersama Giro Kartini
-
Khofifah Bangga Program ADEM Cetak Generasi Papua Berprestasi, 51 Murid Lolos PTN
-
Lagi Ujian Diciduk Polisi! 2 Pelajar Palmerah Ditangkap usai Bacok Siswa SMK secara Acak
-
Satgas PRR Minta Optimalisasi TKD dan Hibah Antardaerah Tak Terhambat Birokrasi
-
Buntut Kasus Hanania, Menteri Haji: Sekarang Semua Travel Wajib Akreditasi!
-
Minta Anggaran Rp3,9 T Cuma Dikasih Rp728 M, Pigai: Kami Berprestasi Tapi Tak Pernah Diapresiasi DPR
-
Polri Rekrut Disabilitas: Bukan Cuma Staf, Berpeluang Duduki Jabatan Struktural!
-
Kapolri Jamin Takkan Serobot Kursi ASN: Polisi Masuk Kementerian Hanya Jika Diminta!