Suara.com - Kabupaten Merauke optimis bisa memanen padi di sawah seluas 42.500 hektare sepanjang 2015 ini. Sampai akhir Januari kemarin baru ada 5.988 hektare sawah yang ditanami padi.
Terget itu disesuaikan dengan penetapan luas tanam, panen dan produksi padi di musawarah dari tingkat kampung hingga tingkat kabupaten. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Kabupaten Merauke Bambang Dwiatmojo mengatakan 42.500 hektar itu hanya 1 persen dari luas Kabupaten Merauke.
Menurut Bambang saat ini di Kabupaten Merauke baru memasuki musim penghujan sehingga persiapan tanam padi mulai dilakukan sejak Desember 2014. Kemudian memasuki pertengahan Januari 2015 para petani mulai menanam padi dengan bibit serta ada juga yang menanam menggunakan paralon.
"Jadi sampai tanggal 2 Februari tentunya sudah mencapai lebih dari 6.000 hektar," kata Bambang kepada Suara.com di Jayapura, Papua, Senin (2/2/2015).
Hanya saja target itu masih menemui kendala. Semisal saja irigasi di sawah Merauke yang buruk. Bambang pun meminta bantuan kepada pemerintah pusat untuk memperbaiki irigasi.
"Harapan soal irigasi ini akan segera diimplementasi. Terutama harus dilakukan rehabilitasi saluran-saluran irigasi dalam rangka meningkatkan ketersediaan air di musim tanam kedua," ungkapnya. (Lidya Salmah)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat