Suara.com - Usai menyelesaikan proses kremasi pada Jumat (30/1) sekitar pukul 15. 33 WIT di tempat pemakaman umat Hindu di Kelurahan Malawele, Distrik Aimas Unit 2, Kabupaten sorong, Papua Barat,
Abu jenazah warga Polandia, Weronika Aleksandra Isinski, yang gantung diri di halaman Masjid Pertamina di Sorong, Papua, akan dibawa pulang ke negaranya.
"Jadi sesuai permintaan keluarga, abu jenazah korban rencananya akan dibawa pulang ke Polandia oleh Thomaz Isinski kakak kandung korban yang juga berada di Sorong," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Polisi Patrige di Jayapura, Papua, Sabtu (31/1/2015).
Jenazah Weronika di kremasi pada Jumat (30/1/2015) sekitar pukul 15. 33 WIT di tempat pemakaman umat Hindu di Kelurahan Malawele, Distrik Aimas Unit 2, Kabupaten sorong, Papua Barat.
Patrige menambahkan, Saat ini pihak Reskrim Polres Sorong Kota masih melakukan pemeriksaa terhadap sejumlah saksi terkait penyebab yang membuat bule perempuan asal Polandia itu nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Seperti diberitakan sebelumnya, mayat Weronika Alexandra Isinski (22) ditemukan tewas tergantung di sebuah pohon yang berada di perbukitan belakang masjid Kantor Pertamina Sorpus, Kota Sorong, Papua sekitar pukul 15.20 WIT, Kamis (29/1/2015).
Sebelum meninggal, Weronika mengantongi paspor bernomor AS 5194430 berlaku dari tanggal 5 Desember 2006 sampai dengan 2016. Selain itu ia juga memiliki visa 211 dengan izin tinggal selama 60 hari mulai 27 Januari 2015. (Lidya Salmah)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi