Suara.com - Ketua Komisi IX dari Fraksi Demokrat Dede Yusuf meminta pemerintah segera menyikapi iklan perusahaan pembuat alat pembersih di Malaysia yang menyantumkan tulisan "Fire Your Indonesian Maid Now!" atau pecat pembantu Indonesia sekarang. Banyak kalangan menilai iklan ini sangat melecehkan tenaga kerja Indonesia.
"Ada dua poin, yaitu mengharapkan hubungan diplomatik diperbaiki, kedua kita harus siapkan lapangan kerja di Indonesia," kata Dede di DPR, Jakarta, Rabu (4/2/2015).
Dede mengatakan, saat ini TKI yang berada di negeri Malaysia berjumlah lebih dari sejuta orang.
Dede juga berharap kepada otoritas Malaysia untuk mengumpulkan biro iklan dan industri kreatif untuk kemudian diberi penyuluhan soal konten sehingga tidak menimbulkan provokasi dan diskriminasi.
"Iklan yang robot itu, kan digambarkan ada orang yang duduk sambil buka laptop dan ada robot yang bersihkan lantai, sebetulnya itu sederhana, siapapun bisa buat iklan pembersih lantai dengan robot. Tapi, kenapa harus ada kalimat 'fire your Indonesian maid for now' atau artinya 'pecat pembantu indonesia kamu sekarang.' Kenapa ada kalimat itu. Ini, kan menyangkut martabat Indonesia. Yang menurut kami, kalimat seperti ini yang harus diberikan sanksi terhadap pembuat iklan itu," kata Dede.
Dede mengatakan Komisi IX juga minta kepada mitra kerja, Kementerian Tenaga Kerja dan BNP2TKI untuk segera menyelesaikan masalah itu.
"Karena kami bermitra dengan Kementerian Tenaga Kerja, dan BNP2TKI, kita akan minta untuk selesaikan masalah ini. Kalau perlu kita panggil Dubes Malaysia, tapi kalau panggil Dubes Malaysia kita harus izin dengan Komisi I, itu prosesnya panjang. Dan, yang paling cepat adalah BNP2TKI akan mendampingi Presiden untuk ke Malaysia, saya akan tegur agar BNP2TKI beri masukan ke Presiden," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Prabowo Saksikan 10 MoU RIKorea Selatan, Perkuat Kemitraan Strategis
-
Akhirnya Israel Khianati AS, Stok Rudal Tomahawk Makin Sedikit
-
WFH ASN Setiap Jumat, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Sampai Jadi Ajang 'Long Weekend'
-
Amsal Sitepu Divonis Bebas, Anggota DPR Desak Jaksa Diberi Sanksi Akibat Dakwaan Gagal
-
Jakarta 'Dikepung' Sampah, Pramono Anung: Sebentar Lagi Terselesaikan
-
Surat Keterangan Pendidikan Gibran Digugat, Subhan Palal Sebut Tidak Sah dan Harus Batal Demi Hukum
-
Israel Tolak Ikut Invasi Darat ke Iran, Kemarahan Publik AS Meledak
-
'Sudah Sampai di Situ', Polda Metro Jaya Tegaskan Tak Lagi Usut Kasus Air Keras Aktivis KontraS
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Apa yang akan Dilakukan Pemerintah Indonesia?