Suara.com - Juru Bicara Koalisi Merah Putih (KMP), Tantowi Yahya mengatakan, banyak pendukung Prabowo-Hatta dan Jokowi-JK dalam Pilpres lalu yang belum bisa move on. Hal itu dikatakannya menanggapi twitwar (perang/debat tweet) politik antara akun @panca66 dengan @redinparis, yang ternyata berujung adu jotos di kawasan Senayan.
"Jadi kita tidak bisa menutup fakta bahwa kedua pendukung masih belum move on di tingkat akar rumput pendukung di kedua kubu," kata Tantowi di DPR, Jakarta, Kamis (12/2/2015).
Oleh karenanya, Wakil Komisi I DPR yang membidangi informatika ini meminta supaya kedua kubu, baik Prabowo dan Jokowi, untuk mempertontonkan kemesraannya kepada publik.
"Akar rumput yang khususnya melek teknologi, jangan ngompor-ngompori. Persaingan itu sudah selesai. Lihat betapa mesranya Pak Jokowi dengan Prabowo, Jokowi dengan pimpinan di KMP. Bagaimana KMP sebagai kekuatan di luar pemerintahan bisa memberikan kontribusi positif," tegasnya.
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!