Suara.com - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyarankan kepada masyarakat Ibu Kota apabila menemukan petugas pemadam kebakaran (damkar) yang meminta bayaran usai bertugas, untuk segera melaporkannya.
"Lapor ke kita (kalau ada petugas damkar minta uang). Siapa orangnya, nomor berapa mobilnya, langsung SMS kita," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (12/2/2015).
Mantan Bupati Belitung Timur itu menegaskan, jika benar kedapatan ada petugas yang meminta uang kepada korban kebakaran, nantinya petugas itu menurutnya akan segera dipecat.
"Kita pecat langsung. Nggak boleh. Mana ada cerita minta duit. Kita sudah tolak kok, kalau minta duit. Daerah mana itu?" tegas Ahok.
Ahok mengatakan, Pemprov DKI kini telah menerapkan sistem yang ketat kepada pegawai negeri sipil (PNS), termasuk kepada petugas damkar. Dia menginginkan agar seluruh petugas mampu melayani masyarakat dengan baik, tanpa melakukan "pemerasan".
"Kasih tahu kita (kalau ada). Kita keras banget," tutup Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
Korban Ledakan Kapal Aceh Hebat 2 Bertambah, 3 Taruna Meninggal Dunia
-
Siswa Disabilitas Psikososial Diduga Didiskriminasi Sekolah
-
Terdakwa TPPU Sebut Ada Permintaan Dana Pilpres Rp21,5 M, Nama Eks Pangdam Terseret
-
Label A-D Dinilai Membingungkan, BPOM Diminta Revisi Peraturan Nilai Gizi
-
Keras Koalisi Sipil di Hari Bhayangkara: Polisi Alat Rakyat, Bukan Partai Cokelat!
-
Parkir Ditutup Tenda Didirikan, PN Jaktim Antisipasi Massa Pendukung Sidang Perdana dr Tifa
-
Dari Pajero ke Land Cruiser, Bupati Kuansing Disebut 'Main' Jual Beli Jabatan Sejak 2021
-
Tukar Jabatan dengan Land Cruiser, Bupati Kuansing Diduga Terima Suap Rp2,75 M
-
Kasus Penyekapan Karyawan Percetakan: Pemilik Laporkan Dugaan Pencurian Pelat Besi Rp230 Juta
-
Kisah Siswa Sekolah Rakyat Ditayangkan pada Perayaan Hari Bhayangkara ke-80 di Bogor