Suara.com - Sebanyak dua tahanan di Markas Kepolisian Resor Merauke, Papua, masing-masing Bambang Bapaimu dan Apolo Narius Pakaimu, kabur, pada Minggu (22/2/2015) dini hari.
Wakapolres Merauke Komisaris Polisi Muhsin Ningkeula, SH saat dikonfirmasi Antara melalui telepon Minggu, membenarkan kejadian tersebut.
Dia mengatakan, Bambang Bapaimu dan Apolo Narius Pakaimu melakukan tindak pidana pencurian sehingga ditahan di ruang tahanan Polres Merauke.
"Kami sudah menyebarkan personel ke seluruh wilayah Kabupaten Merauke dan sekitarnya untuk mencari dan menangkap mereka," katanya.
Sebagian personel memantau Bandar Udara Mopah dan Pelabuhan Laut Kabupaten Merauke guna menjaga jangan sampai kedua pelaku melarikan diri keluar dari Kabupaten itu.
Selain itu, Polres melakukan pendekatan dengan keluarga kedua pelaku tersebut supaya membantu pihak kepolisian mencari keberadaan kedua orang tersebut.
"Kami juga sudah menyebarkan identitas kedua pelaku kepada seluruh Polsek jajaran Polres Merauke dan Polres daerah tetangga untuk membantu mencari dan menangkap kedua pelaku," ujarnya.
Kasus serupa juga terjadi Lombok Tengah. Di daerah itu, sebanyak empat tahanan berhasil kabur dari bui di Polres Lombok Tengah. Insiden itu diduga akibat lemahnya pengawasan anggota yang berjaga.
Tahanan diduga melarikan diri dengan cara mengeruk dan menjebol dinding sel tahanan, yang memang berbatasan langsung dengan jalan raya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga