Suara.com - Tiga pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyambangi Kejaksaan Agung, Senin (23/2/2015). Kedatangan mereka untuk berkoordinasi dengan Jaksa Agung HM Prasetyo beserta pejabat kejaksaan.
Ketiga pimpinan KPK itu, yakni Taufiequrachman Ruki (Plt Ketua), Johan Budi SP (Plt Wakil Ketua), dan Zulkarnain. Mereka tiba di gedung Kejagung sekitar pukul 15.15 Wib menumpangi mobil Toyota Nav 1.
Sebelum rapat dengan Jaksa Agung, Zulkarnain mengaku forum kali ini untuk menjalin koordinasi.
"Kami kesini hanya berkoordinasi seperti biasa. Kejaksaan kan mitra utama kami," ujar Zulkarnain di depan Gedung Sasana Bina Karya, Kejaksaan Agung, Jakarta.
Saat ditanya apakah ada rencana untuk penambahan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Zulkarnain tak menyanggah.
"Ya itu nanti," ujarnya.
Seperti diketahui, kedatangan pimpinan KPK ini bagian dari road show mereka ke sesama institusi penegak hukum untuk menjalin sinergi dan kerjasama, sekaligus memperkenalkan pelaksana tugas pimpinan KPK yang baru.
Setelah dari Kejagung, rencananya mereka akan menjadwalkan akan bertemu dengan Ketua Mahkamah Agung. Sebelum, Jumat (20/2/2015), lalu para pimpinan KPK itu juga sempat bertemu dengan Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti di Mabes Polri.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua