Suara.com - Kepolisian Federal Amerika Serikat (FBI) menangkap 3 pria yang dituduh sebagai anggota ISIS dan ingin membunuh Presiden Barack Obama. Mereka ditangkap diberbagai tempat yang berbeda.
Mereka yang ditangka adalah Abror Habibov, Akhror Saidakhmetov dan Abdurasul Juraboev. Mereka dituduh oleh pemerintah federal mencoba untuk bergabung ISIS, membuat rencana untuk membunuh Presiden Obama dan ingin menembak penegak hukum. Mereka menghadapi tuntutan atas tuduhan melakukan kegiatan terorisme.
Berikut identitas lengkap dan peran 3 orang itu dalam melakukan aksi terornya:
Abror Habibov
Habibov berasal dari Uzbekistan yang berusia 30 tahun. Dia bertugas mengatur keuangan untuk operasi teror. Dia ditangkap di Jacksonville, Florida. Sehari-hari, Habibov bekerja di sebuah mall di Forida. Dia menjual alat dapur dan memperbaiki ponsel. Dalam dokumen pengadilan, Habibov menetap di Amerika Serikat dengan mempunyai visa overstay.
Akhror Saidakhmetov
Saidakhmetov adalah warga negara AS dari Kazakhsta. Usianya masih terbilang muda, 19 tahun. Dia tinggal di Brooklyn, New York bersama tersangka lainnya, Abdurasul Juraboev. Saidakhmetov bekerja di sebuah malla di beberapa kawasan negara bagian. Dia bekerja bersama Habibov di Philadelphia, Savannah, Georgia, Chesapeake, dan Virginia selama 2014. Saidakhmetov ditangkap di Bandara Internasional John F. Kennedy. Dia ingin pergi ke Turki.
Abdurasul Juraboev
Juraboev adalah warga negara AS keturunan Uzbekistan yang berusia 24 tahun. Nama lain Juraboev, Abdulloh bin Hasan. FBI menangkapnya di rumahnya di Brooklyn. Dia bekerja di restoran Gyro King di Brooklyn. Selama seminggu, Juraboev tercatat meminta cuti bekerja.
(CNN)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif
-
Temuan SPPG Fiktif MBG di Hutan hingga Pemakaman, DPR Minta Usut Tuntas
-
Dosen UGM Soroti Ketua BEM UBK Kena Suap: Cara Busuk Pertahankan Kekuasaan
-
Perlu Diinvestigasi, Polri Didesak Ungkap Aktor Intelektual di Balik Suap BEM FH UBK
-
Guyon Prabowo Usai Bilang Endasmu di Depan Petani: Nanti Gue Dihajar Lagi, Emang Gue Pikirin!
-
Siasat Licik Taufik Hidayat: Klaim Yuvita Kecelakaan, Padahal Disiksa Sadis Bertahun-tahun!
-
Immanuel Ebenezer 'Noel' Resmi Dijebloskan ke Lapas Sukamiskin, Jalani Vonis 4,5 Tahun
-
Tegaskan Program Tetap Lanjut, Pemerintah Buka Suara soal Kematian Dua Calon Pengelola Kopdes
-
Tak Hanya Yuvita! Korban Lain Taufik Hidayat Mulai Bicara di Medsos, Polda Jabar Buru Jejak Sadisnya