Suara.com - Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komisaris Jenderal Budi Waseso akhirnya mau membuka sebetulnya yang dibahas dalam pertemuan diam-diam antara dirinya dan Plt Pimpinan KPK pada Rabu (25/2/2015) malam.
Dia menuturkan, dalam pertemuan tersebut sempat membahas dua kasus korupsi besar yang tengah ditangani Polri. Hal itu ditanyakan oleh Ruki yang mengatur pertemuan tertutup tersebut.
Ternyata dia (Ruki) tanya kasus apa yang ditangani, supaya jangan sampai bertabrakan (saling menangani) dengan KPK," ujarnya.
Namun dia tidak menjelaskan apa dua kasus korupsi tersebut. Menurut Budi, dia belum mau menyampaikan dua kasus itu kepada pimpinan KPK dengan alasan dalam proses penyelidikan.
"Saya bilang ke mereka, belum bisa saya sampaikan karena masih lidik. Ketika sudah ada alat bukti yang kuat, akan saya sampaikan ke dia (KPK). Karena tidak bisa asal umumkan atau tersangkakan orang, sebab KPK nanti akan awasi kan," tuturnya.
Budi mengaku, KPK sendiri hingga saat ini belum tahu apa dua kasus besar yang tengah ia tangani tersebut. Nilai kerugian negara dalam kasus yang lagi ditangani itu sangat besar.
"Semuanya besar, orangnya dan nominalnya besar. Kasus ini ada laporan (dari masyarakat)," tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Juru Bicara Mabes Polri Ronny Sompie mengungkapkan penyidik Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menyelidiki dua perkara dugaan tindak pidana korupsi kelas "kakap" yang merugikan keuangan negara.
Kasus ini, kata Ronny, diduga melibatkan salah satu pengusaha media yang pernah menjadi pejabat negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya