Suara.com - Petenis Christopher Rungkat dan Sunu Wahyu Triaji dipilih tim pelatih Piala Davis Indonesia turun pada nomor tunggal pada putaran pertama Grup II Zona Asia Oceania menghadapi Iran, Jumat (6/3/2015)
Christopher yang menjadi tunggal pertama akan menghadapi S Khaledan, sedangkan Sunu berduel melawan Anoosha Shahgholi.
Pelatih tenis Indonesia Roy Therik menyampaikan pemilihan atlet yang turun pada nomor tunggal ini merupakan bagian dari strategi. Tim pelatih memilih atlet yang memiliki kesiapan fisik dan mental prima untuk menekan lawan sejak awal kompetisi.
"Cristo merupakan peringkat 582 dunia, sedangkan Sunu telah berpengalaman melawan Iran. Ini yang menjadi salah satu dasar," ungkap Roy.
Sementara, tim pelatih berencana memasangkan Christopher dengan David Agung Susanto menghadapi pasangan Iran, Mandachi dan A Shahgholi pada nomor ganda. Sedangkan di hari ketiga, Chirstopher dipercaya kembali di nomor tunggal menghadapi A Shahgholi, sedangkan Sunu melawan S Khaledan.
Atas pilihan pelatih itu, Sunu menyatakan siap untuk memberikan kemampuan terbaik pada laga besok.
"Siapa pun yang dipilih, berarti dia yang terbaik. Saya siap demi satu nama Indonesia, kalah atau menang adalah milik bersama," ujar Sunu.
Tim Piala Davis Indonesia penuh percaya diri melangkah pada ajang bergengsi tenis beregu putra ini. Indonesia pernah berhadapan melawan Iran di ajang yang sama 2011. Kala itu Indonesia berhasil mengalahkan Iran di Teheran.
Tim yang diperkuat Chistopher Rungkat, Sunu Wahyu Trijati, David Agung Susanto, dan Aditya Harry Sasongko tak ragu mengusung target menang pada aga yang berlangsung di Palembang.
Prestasi terbaik Indonesia pada ajang Piala Davis terukir pada 1982 dan 1988 ketika mampu menembus putaran grup dunia dengan menjadi wakil zona Asia Oceania. (Antara)
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Olahraga, Tenis Kini Jadi Cara Baru Habiskan Waktu Berkualitas Favorit Pasangan Urban
-
Bukan Sekadar Olahraga, Tenis Kini Jadi Ruang Relasi dan Ekspresi Diri Generasi Urban
-
Novak Djokovic Optimis Fisiknya Siap untuk Tampil di French Open 2026
-
Comeback Dramatis! Aldila Sutjiadi dan Vera Zvonareva Segel Tiket Final Maroko Open 2026
-
Janice Tjen Terhenti di Babak 16 Besar Maroko Open 2026
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Gara-Gara Bunyi Desis di Gardu PLN, 45 Kelurahan Jakarta Terancam Krisis Air Akhir Pekan Ini
-
Kenapa Perdamaian Perang AS - Iran Maju Mundur?
-
Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu
-
Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!
-
Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS
-
Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks
-
Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?
-
Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?
-
Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim
-
Sony Sanjaya Ucapkan Selamat ke Kepala BGN Baru, Singgung Hadiah Indah Usai Jadi Tersangka Korupsi