Suara.com - Kabar tentang ditemukannya 16 WNI yang hilang di Turki, disambut gembira oleh pihak keluarga besar Jusman Ary.
Jusvita, kakak kandung Jusman, berharap pemerintah bisa segera memulangkan saudaranya itu. Berikut istri dan anak-anaknya yakni Ulin Isnuri, Urayna Afra, Dayyan Akhtar, Aura Kordova, serta Humaira Hafsah.
Untuk diketahui, mereka ada satu keluarga yang diketahui sudah 12 tahun tinggal di Kedung Sroko VII/28 Surabaya. Sementara berdasarkan data kependudukan Kota Surabaya, mereka beralamat di Jalan Cancer 35 Surabaya.
"Saya berharap pemerintah bisa segera memulangkan mereka," ujar Jusvita, Kamis (12/3/2015).
Jusvita sendiri mengaku tetap berkeyakinan jika Jusman, anak ke-3 dari tujuh bersaudara, itu tidak terlibat dalam gerakan ISIS atau sejenisnya. Dikatakannya, meski Jusman sangat taat beribadah, tapi sikapnya tidak pernah menunjukkan gelagat yang terkait dengan organisasi radikal mana pun.
Soal sikap tertutup Jusman dengan tetangga dan masyarakat sekitar, Jusvita mengatakan hal itu adalah lumrah, mengingat Jusman dan Ulin merupakan para pekerja.
"Keduanya kan bekerja, mas. Jadi mungkin pulang dalam keadaan capek, dan tidak sempat berkumpul dengan masyarakat sekitar," terangnya. [Yovie Wicaksono]
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Dirjen Imigrasi Copot Pejabat Terkait Pungli Batam, Buka Peluang Proses Pidana
-
Formappi Soal Permintaan RDPU Kasus Korupsi Minyak Mentah: Komisi III Bukan Tempat Uji Hukum!
-
Cak Imin Dorong Koperasi Merah Putih Siap Bersaing di Tengah Kebuntuan Global
-
Survei Poltracking: Kepercayaan Publik pada Prabowo-Gibran Tembus 75,1 Persen
-
Golkar Bukan Milik Satu Keluarga! Bahlil Ingatkan Kader Tak Saling Singkirkan karena Beda Pilihan
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Kemhan Luruskan Kabar 'Akses Udara Tanpa Izin' Militer AS: Itu Masih Pembahasan, Jangan Terprovokasi
-
Mendagri Tegaskan Dana Otsus dan Dana Keistimewaan Harus Beri Manfaat Nyata bagi Masyarakat
-
Mendagri Pastikan Pengawasan Diperketat, Pemanfaatan Dana Otsus Lebih Optimal
-
Diplomasi 'Sahabat' di Kremlin: Putin Puji Prabowo, Indonesia Tancap Gas Perkuat Ekonomi dan Energi