Suara.com - Gereja St John, Waterloo di pusat Kota London mengizinkan muslim di Inggris untuk salat dan beribadah di gereja itu. Tujuannya untuk misi perdamaian dan menjunjung tinggi toleransi dunia.
Pendeta Gereja St John, Canon Giles Goddard mengatakan izin itu diberikan dengan maksud gereja memberikan ruang untuk kaum muslim untuk beribadan dan berdoa. Di sana, muslim Inggris isa mengumandangkan ayat suci Al-Quran. Puluhan muslim ikut ambil bagian.
Namun izin itu ditentang oleh kelompok yang tidak suka dengan keberagaman. Alasannya itu bertentangan dengan aturan gereja.
"Kami menawarkan tempat bagi orang-orang untuk berdoa, ini alasan benar-benar masuk akal," kata Goddard seperti dilansir Telegraph.
Dia menolak anggapan izin itu sebuah pelanggaran gereja. Sebab ibadah muslim di gereja dilakukan tanpa paksaan. Bahkan kaum Kristen tidak ada niat untuk 'menggiring' kaum muslim untuk masuk gereja.
"Mereka bisa saja pergi ke sebuah pusat komunitas, tapi mereka senang berada di gereja. Mereka hanya benar-benar senang dan senang disambut. Kami berbagi tradisi," papar Goddard.
Muslim beribadah di gereja bukan pertama kali. Di Washington, Amerika Serikat pernah terjadi.
Pada 14 November 2014 lalu, untuk pertama kalinya Katedral Nasional Washington dipakai untuk Salat Jumat. Hal itu dipuji banyak negara sebagai contoh negara yang mempunyai toleransi besar antar umat beragama. Kegiatan itu bisa memperbaiki persahabatan dunia Amerika-Eropa dengan kawasan Timur Tengah di saat isu terorisme muncul.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
ABK Hilang Usai Kapal Ditabrak Kargo di Perairan Kalianda Belum Ditemukan
-
Siasat Licin Bandar Narkoba di Depok: Simpan Sabu di Dalam Ban, Berakhir di Tangan Polisi
-
Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak
-
Wanti-wanti Komisi X DPR: Kebijakan Guru Non-ASN Jangan Lumpuhkan Pendidikan
-
Fakta-fakta Pelarian Kiai Ashari Pati, Kabur ke Jakarta hingga Bogor dan Berakhir di Wonogiri
-
Teka-teki 2 PRT Benhil Lompat dari Lantai 4, Polisi Sebut Belum Temukan Tindak Kekerasan Fisik
-
Tolak RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah, PDIP: Sama Saja Menyerahkan Nyawa Partai ke Kekuasaan
-
Temukan Ancaman hingga Upaya Damai, LPSK Perkuat Perlindungan Korban Kekerasan Seksual di Pati
-
Kemnaker Perkuat Dunia Kerja Inklusif Melalui Pendampingan Penyerapan Tenaga Kerja Disabilitas
-
Terungkap! Taksi Green SM yang Mogok di Rel Bekasi Timur Ternyata Terlambat Servis Hingga 9.000 KM