Suara.com - Pengacara tujuh anggota DPRD DKI Jakarta, Razman Arif Nasution, ditangkap aparat Kejaksaan Agung dalam kasus penganiayaan.
Ketika diminta wartawan menanggapi hal itu, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengeluarkan sindiran.
"Itu memang konsekuensi hukum kalau sudah putusan incraht ya harus ditangkap dong tiga bulan. Lumayanlah tiga bulan (dipenjara)," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/3/2015).
Razman adalah salah satu pengacara yang mendampingi tujuh anggota dewan melaporkan Ahok ke Bareskrim dengan tuduhan melakukan pencemaran nama baik terhadap anggota DPRD dan institusi DPRD, dugaan pemalsuan dokumen, dan dugaan penyalahgunaan wewenang sebagai gubernur.
Setelah Razman ditangkap, Ahok mengaku belum tahu apakah Razman masih menjadi pengacara anggota DPRD atau tidak.
"Nggak tahu boleh pakai handphone atau nggak untuk mengontrol gugat gua lagi. Gua nggak tahu tuh," kata Ahok.
Ketika ditanya apakah penangkapan Razman ada campur tangan Presiden Joko Widodo, Ahok juga tidak tahu. Ahok meminta masyarakat jangan berpikir yang tidak-tidak dengan mengait-ngaitkannya dengan Jokowi.
"Aku nggak tahu, kamu tanya Pak Jokowi. Nggak usah suudzon," kata Ahok.
Razman yang juga pernah menjadi pengacara Komisaris Jenderal Budi Gunawan itu sudah divonis Pengadilan Negeri Padang Sidempuan, Sumatera Utara, pada 23 Maret 2006. Razman divonis tiga bulan kurungan penjara serta denda sebesar Rp500 ribu. Ketika itu, Razman masih menjabat anggota DPRD Kabupaten Madina, Sumatera Utara.
Menanggapi vonis pengadilan, Razman banding ke Pengadilan Tinggi Sumatera Utara, tapi tidak berhasil. Selanjutnya, ia melakukan kasasi ke Mahkamah Agung menolaknya pada 19 Januari 2010. Tapi, sampai sekarang Razman belum menjalani hukuman.
Selain pernah menjadi pengacara Budi Gunawan, Razman juga menjadi pengacara mantan Ketua Komisi Energi DPR Sutan Bhatoegana dalam kasus dugaan gratifikasi penetapan APBN-P di Kementerian ESDM tahun 2013.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi