Suara.com - Satu lagi pejuang kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) tewas dalam perang. Kali ini yang tewas adalah Abu Abdullah Al Hindi.
Abu Abdullah Al Hindi merupakan pentolan ISIS dari India. Dialah yang banyak merekrut orang-orang India untuk bergabung dengan ISIS di Suriah.
Abu Abdullah Al Hindi dilaporkan tewas dalam pertemputan di Kobane, Suriah, Sabtu (14/3/2015) malam pekan lalu. Kematian Al Hindi diumumkan oleh simpatisan ISIS lewat kicauan Twitter.
"Singa India mati syuhada (mati dalam keadaan suci) di Kobane. Semoga Allah menerima Abu Abdullah Al Hindi," begitu isi tweet @magnetgass12.
Pesan itu dikeluarkan disertai dengan sebuah foto Al Hindi beratarkan tulisan Arab. Badan Intelijen yakin pemilik akun Twitter itu adalah seorang pemuda dari Thane yang pergi ke Irak untuk gabung dengan ISIS.
Kamatian Al Hindi ini bertepatan dengan jelang kunjungan Presiden Amerika Serikat Barack Obama ke India. Seperti dilansir The Indian Express, berbagai ancaman muncul. Seperti teror bom mobil.
Dari India, setidaknya ada 4 pemuda yang bergabung dengan ISIS sejak tahun lalu. Mereka adalaj Areeb Majeed, Saheem Tanki, Amaan Tandel dan Fahad Shaikh. Mereka diam-diam berangkat ke Irak. Namun Majeed sudah kembali ke India 3 bulan lalu. Dia cidera dalam ertemputan di Mosul.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Perkuat Stabilitas Indo-Pasifik, Prabowo dan PM Albanese Resmi Teken Traktat Keamanan Bersama
-
Update Terbaru: Ini Daftar Rumah Sakit yang Menampung 40 Korban Luka Akibat Gempa Pacitan di DIY
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol