Suara.com - Polisi Syariat Islam Provinsi Aceh menggelar razia pakaian ketat di Simpang Mesra, Banda Aceh, Selasa (24/3/2015). Puluhan perempuan berpakaian ketat dan lelaki bercelana pendek langsung dihentikan petugas gabungan polisi syariah, polisi dan juga Polisi Militer.
Dalam razia kali ini, polisi syariat menghentikan 63 perempuan yang menggunakan celana ketat dan 5 lelaki bercelana pendek. Setelah ditangkap, mereka didata dan diberikan pemahaman terkait penggunaan busana di lokasi razia.
Cici, Salah seorang mahasiswa mengaku tidak nyaman dengan razia oleh Polisi Syariat atau yang dikenal sebagai Wilayatul Hisbah. Razia tersebut dianggap menggangu rutinitas dan menghambat perjalanan mereka.
"Jangan kita ajalah ditangkap. Yang naik-naik mobil kenapa gak ditangkap? Rutinitas kita terhambat karena ini (razia)," ujarnya.
Polisi syariah memang tidak menghentikan setiap pengguna yang menggunakan mobil. Semua pengguna mobil pribadi bebas lewat, meskipun kaca mobil gelap.
Terkait hal itu, Kepala Seksi Penegakan dan Pelanggaran Polisi Syariah Aceh, Samsuddin mengatakan bahwa yang di dalam mobil tidak terlihat oleh umum. Sehingga tidak dilakukan pemeriksaan dan dibiarkan lewat.
“Bila dalam aturan itu, kalau dalam mobil itu dia tidak dipamerkan kepada masyarakat banyak, itu ruangan tertutup,” kata Samsuddin, Selasa (24/3/2015).
Lanjutnya, polisi syariah sampai saat ini belum memiliki aturan untuk merazia pakaian ketat di ruangan tertutup seperti pengendara mobil. Hal ini sama seperti orang yang sedang berada di rumah, pihaknya tidak bisa melakukan pemeriksaan.
“Sementara kami tidak bisa menegur orang yang dalam mobil itu, tidak ada aturan bagi kami,” tegasnya.
Kendati demikian, kata Samsuddin, bila kedapatan melanggar qanun nomor 14 tahun 2003 tentang khalwat dan mesum, Polisi Syariat akan menangkap pelakunya.[Alfiansyah Ocxie]
Tag
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Pramono Tegur Keras Kasus Foto AI PPSU Kalisari: Jangan Lagi Kerja Asal Senangkan Atasan
-
SBY Soroti Risiko Ekonomi Dunia, Ekonom UMBY Ungkap Pertanda Sudah Muncul di Indonesia
-
Pusat Komando Militer: Tidak Ada Kapal yang Berhasil Melewati Blokade AS ke Pelabuhan Iran
-
Cengkeraman Iran di Selat Hormuz Makin Kuat saat Ada Blokade AS, Kenapa?
-
Blokade Selat Hormuz AS Paksa 6 Kapal Tanker Iran Putar Balik di Teluk Oman
-
Respons Arogansi AS, Iran Siapkan Metode Pertempuran Mematikan
-
Media Eropa-Asia: Jika Pesawat Perang AS Bebas di Udara Indonesia akan Ubah Peta Kekuatan Regional
-
Menaker: Pemanfaatan AI Tertinggal, Kemnaker Perkuat Kompetensi Pekerja
-
BPOM Bantah Isu Penolakan Industri di Balik Aturan Label SehatTidak Sehat pada Makanan
-
Usai dari Rusia, Prabowo Temui Macron di Paris: Bahas Alutsista hingga Energi Bersih