Suara.com - Ketika diundang oleh Panitia Hak Angket DPRD DKI Jakarta untuk memberikan pendapat terkait dugaan pelanggaran prosedur APBD 2015 yang dilakukan Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Rabu (25/3/2015), pakar hukum tata negara Irman Putra Sidin mengatakan bahwa hak angket merupakan proses hukum, bukan proses politik sehingga apapun hasilnya nanti tidak boleh diubah oleh adanya lobi-lobi politik.
Mendengar pendapat Irman, Ketua DPRD DKI Jakarta Praseto Edi Mursadi menegaskan bahwa sejauh ini tidak ada kongkalikong panitia angket dengan Ahok.
Lalu, Prasetio menyindir Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat Bastari Barus yang beberapa waktu lalu bertemu dengan Ahok di Balai Kota.
"Alhamdulillah, sampai saat ini saya enggak (ada kongkalikong), pak. Tapi Bestari tuh," kata Prasetio disambut tawa anggota dewan yang hadir dalam pertemuan.
Seperti diketahui, sebelumnya Bestari memang sempat menemui Ahok pada Kamis (19/3/2015) pagi, bertepatan dengan berlangsungnya rapat input e-budgeting APBD 2015 yang diadakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota.
Terkait dengan kehadiran para pakar, anggota tim angket Prabowo Soenirman, jadwal pertemuan dengan para pakar hukum tata negara akan dilakukan secara bertahap, hingga Jumat (27/3/2015).
"Ini akan berlangsung sampai Jumat, besok (Kamis 26 Maret 2015) mungkin (panggil) Tjipta Lesmana, satu lagi Emrus," kata Prabowo. "Terakhir akan kita panggil pakar hukum pidana, namanya belum saya tahu. Nanti saya kabari kalau tahu."
Seperti diketahui, penggunaan hak angket tetap berjalan, meski DPRD memilih APBD yang digunakan tahun 2015 adalah anggaran tahun 2014.
Tag
Berita Terkait
-
Ibunda Dibilang Ngidam Tokek, Ahok: Emang, di Rumah Banyak Tokek
-
Anggota Nasdem Pro Ahok, Angket DPRD Jangan Diberi Panggung Lagi
-
Pimpinan DPRD DKI Curhat ke Pimpinan DPR Soal Polemik APBD
-
Jusuf Kalla: APBD Jakarta Harus Melayani Warga Ibu Kota
-
Ahok: Angket DPRD sudah Tamat, Jangan Diberi Panggung Lagi
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Iran Ancam Bunuh Donald Trump: Kini Kamu Harus Hati-hati!
-
Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas
-
PAN Copot Fikri Thobari dari Jabatan Partai Usai Terjaring OTT KPK
-
Iran Tetap Teguh di Jalur Wilayat al-Faqih Meski Digempur Serangan AS - Israel karena Ini
-
Cek Fakta: Benarkah Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad?
-
Pejabat hingga Ulama Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an di Istana, Quraish Shihab Beri Tausiah!
-
Putra Menkeu Israel Nyaris Tewas! Serpihan Mortir Hizbullah Tembus Perut
-
Duet AS-Israel Tak Kunjung Sukses Atasi Serangan Balik Iran, 'Epic Fury' Diledek Jadi 'Epic Failure'
-
Detik-detik Jaklingko Terguling di Lebak Bulus Viral di Media Sosial
-
Video Penyerangan Petasan ke Toko Tramadol Viral, Polisi Gerebek Kios dan Sita Ratusan Pil