Suara.com - Mantan juara dunia tinju kelas berat, Evander Holyfield, mengeluarkan peryataan mengejutkan terkait pertarungan antara Manny Pacquiao melawan Floyd Mayweather Jr yang akan berlangsung 2 Mei 2015 mendatang.
Kepada stasiun televisi ESPN, Holyfield memunculkan teori konspirasi yang akan membuat Mayweather kalah pada laga nanti.
"(Dunia) tinju tak ingin ada yang keluar (dari olahraga tinju) tak terkalahkan," kata Holyfield.
Menurut Holyfield itu memang sudah menjadi hukum tak tertulis, tidak boleh ada juara dunia yang mundur tanpa terkalahkan.
"Mereka ingin menjaga uang di olahraga ini dengan cara seperti ini: Seorang mengalahkan seseorang, kemudian datang seseorang mengalahkan orang mengalahkan tadi, begitu seterusnya," papar Holyfield.
Karena itulah, Holyfield yakin Mayweather untuk pertama kalinya akan menelan kekalahan. Tak ada yang tak terkalahkan.
"Jadi, saya akan katakan apa yang bakal terjadi, karena ini akan menjadi duel yang ketat. Ya, pertarungan akan ketat dan Pacquaio akan memang tipis," kata Holyfield.
"Kemudian tinggal bagaimana Mayweather apakah dia akan bertarung ulang atau dia sudah merasa memiliki banyak uang dan memilih tidak bertarung ulang," Holyfield menambahkan. (CBS Sport)
Berita Terkait
-
9 Tahun Gantung Sarung Tinju, Floyd Mayweather: I'll be Back!
-
IOC Tolak Pengajuan Manny Pacquiao untuk Bertanding di Olimpiade 2024 Paris
-
Ngeri! Petinju Floyd Mayweather Pertaruhkan Kekayaan Lewat Judi Poker di Jet Pribadi
-
Menang Lawan YouTuber Korea Selatan, Manny Pacquiao Masih Pikirkan Rencana Naik Ring di 2023
-
Kabar Baik! Petinju Kelas Dunia Manny Pacquiao Buka Sekolah Tinju di Jakarta
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Angkasa Pura: Penerbangan Umrah Dihentikan Imbas Perang di Timur Tengah
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
Terkini
-
Pemburuan Terbesar Sejak 98: 700 Anak Muda Diproses Usai Demo Agustus 2025
-
Dulu Lokasi Perang Dunia II, Menhan Bakal Sulap Morotai Jadi Pusat Latihan Militer Kelas Dunia
-
Pasukan Kurdi Bersiap di Perbatasan, Iran Balas dengan Rudal Balistik
-
Perang AS-Iran Memanas, Batalion Perempuan Kurdi Siap Angkat Senjata
-
Pakar Militer Ungkap Fakta Kerusakan Israel hingga Warga AS Diminta Kabur
-
Rismon Ajukan RJ, Kubu Roy Suryo Bongkar Ketakutan dan Dugaan Tekanan di Kasus Ijazah Jokowi
-
TNI Siaga Satu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin: Masyarakat Jangan Khawatir, Justru Agar Aman dan Nyaman
-
KPK: 9 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Terjaring OTT, Rakyat Harus Cerdas Memilih
-
Instruksi Siaga 1 TNI: Pengamanan Objek Vital, Pengawasan Udara-Laut, hingga Perlindungan WNI
-
Menko PMK Soroti Screen Time Anak yang Capai 7,5 Jam: Picu FOMO hingga Gangguan Mental