Suara.com - Australia akan mengubah peraturan untuk semua maskapai penerbangan terkait jumlah kru di dalam kokpit. Demi menjaga keamanan penerbangan pasca musibah yang dialami Germanwings minggu lalu, jumlah kru yang ada di dalam kokpit tidak boleh hanya satu orang.
Aturan ini dibuat menyusul adanya dugaan kuat kopilot Germanwings sengaja mengunci pintu kokpit ketika pilot tengah ke toilet. Usai mengunci kokpit, kopilot kemudian memasang autopilot dan menurunkan ketinggian pesawat hingga jatuh ke pegunungan Alpen.
Aturan baru itu diberi nama rule of two dan akan diterapkan dalam waktu 24 jam ke depan. Badan Keselamatan Penerbangan Eropa juga merekomendasikan minimal harus ada dua orang di kokpit di sepanjang penerbangan.
Rencananya, aturan ini akan berlaku untuk semua penerbangan domestik dan internasional dari maskapai penerbangan Australia seperti Qantas, Jetstar, Virgin Australia dan Tigerair Australia.
Berdasarkan aturan itu, apabila pilot atau kopilot akan ke toilet, maka posisinya harus digantikan oleh salah satukru pesawat. Kru pesawat itu akan tetap berada di dalam kokpit hingga pilot atau kopilot telah kembali lagi. (SMH)
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
AS Tambah Pasukan ke Timur Tengah, Operasi Epic Fury Dinilai Masih Panjang
-
Angkatan Udara Qatar Tembak Jatuh 2 Pesawat Tempur Iran
-
Trump Tak Tutup Opsi Kirim Pasukan Darat ke Iran, Isyaratkan Gelombang Serangan Lebih Besar
-
Boroujerdi: Masyarakat Tak Anggap Putra Shah Terakhir Iran Reza Pahlavi Ada
-
Eks Dirut Pertamina Soal Kesaksian Ahok: Buka Tabir Korupi LNG
-
Kaesang Silaturahmi ke Ponpes Al-Amien Kediri Disuguhi Nasi Kuning: Saya Kayak Lagi Ulang Tahun
-
China Tegas Dukung Iran Lawan Serangan AS dan Israel: Kami di Belakang Iran
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran