Suara.com - Australia akan mengubah peraturan untuk semua maskapai penerbangan terkait jumlah kru di dalam kokpit. Demi menjaga keamanan penerbangan pasca musibah yang dialami Germanwings minggu lalu, jumlah kru yang ada di dalam kokpit tidak boleh hanya satu orang.
Aturan ini dibuat menyusul adanya dugaan kuat kopilot Germanwings sengaja mengunci pintu kokpit ketika pilot tengah ke toilet. Usai mengunci kokpit, kopilot kemudian memasang autopilot dan menurunkan ketinggian pesawat hingga jatuh ke pegunungan Alpen.
Aturan baru itu diberi nama rule of two dan akan diterapkan dalam waktu 24 jam ke depan. Badan Keselamatan Penerbangan Eropa juga merekomendasikan minimal harus ada dua orang di kokpit di sepanjang penerbangan.
Rencananya, aturan ini akan berlaku untuk semua penerbangan domestik dan internasional dari maskapai penerbangan Australia seperti Qantas, Jetstar, Virgin Australia dan Tigerair Australia.
Berdasarkan aturan itu, apabila pilot atau kopilot akan ke toilet, maka posisinya harus digantikan oleh salah satukru pesawat. Kru pesawat itu akan tetap berada di dalam kokpit hingga pilot atau kopilot telah kembali lagi. (SMH)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak