Suara.com - Kerukunan antar umat beragama tampak dalam perayaan Paskah tahun ini. Hal itu ditunjukkan oleh pengurus Masjid Istiqlal yang ikut berpartisipasi dengan menyediakan lahan parkir bagi warga yang beribadah di Jamaat Gereja Katolik Katedral.
Ratusan Jamaat Katedral parkir di dalam komplek Masjid Istiqlal. Sebab lahan parkir di dalam komplek gereja tidak memadai di hari perayaan peringatan Paskah.
Bahkan, sebagian kendaraan roda empat terpaksa parkir di panggil jalan Katedral. Tepatnya di depan Masjid Istiqlal karena di dalam sudah penuh.
"Kami sediakan parkir disini untuk Jamaah gereja Katedral, karena di dalam komplek gereja sudah tidak muat. Hal ini kami lakukan setiap Paskah, Natal dan hari raya besar serta acara besar gereja. Begitu juga sebaliknya, kalau hari raya Idul Fitri dan hari besar Islam, kami juga minta parkir disana (gereja)," kata Eka Sumarena (48) petugas parkir di Masjid Istiglal, Jumat (3/4/2015).
Pihak Masjid Istiqlal dan gereja Katedral yang letaknya berhadapan itu saling membantu bila ada saat perayaan besar. Hal itu sudah berlangsung sejak kedua rumah ibadah itu berdiri.
"Selama ini Alhamdulillah kami rukun dan saling membantu. Kita harus saling menghargai sesama umat beragama," ujarnya.
Dia menambahkan, dalam perayaan Paskah kali ini kendaraan bermotor yang parkir komplek Masjid Istiqlal adalah sebanyak 1.500 sepeda motor dan sekitar 300 mobil.
"Karena ini hari raya besar Paskah, makanya penuh," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?