Suara.com - Sebagian anggota DPR mengaku tidak mengetahui bila Ketua DPR dari Fraksi Golkar Setya Novanto telah mengusulkan Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 68 Tahun 2010 tentang Pemberian Fasilitas Uang Muka bagi Pejabat Negara pada Lembaga Negara untuk Pembelian Kendaraan Perorangan.
"Saya tidak tahu menahu tentang adanya peningkatan itu, tetapi itu hal biasa, kalau dirasa penting," kata Wakil Ketua DPR dari Fraksi Gerindra Fadli Zon di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (6/4/2015).
Beberapa waktu yang lalu, Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto mengungkapkan kenaikan tunjangan uang muka pembelian kendaraan pejabat negara datang dari usulan Ketua DPR.
Fadli menambahkan bisa saja keputusan Presiden tersebut dapat dianulir, tetapi kalau pemerintah menginginkannya. Fadli mengakui keputusan tersebut kurang tepat bila dilaksanakan saat ini.
"Ya bisa saja dianulir ,kalau pemerintah mau, tetapi menurut saya memang waktunya mungkin tidak tepat," kata Fadli.
Wakil Ketua DPR dari Partai Golkar Mahyudin mengatakan tidak mempermasalahkan kenaikan uang muka pembelian mobil pribadi pejabat, asalkan tidak melanggar hukum dan momennya tepat.
"Sebenarnya tunjangan itu lima tahun yang lalu sudah ada, cuma angkanya lebih kecil, kalau gak melanggar hukum gak masalah, tapi harus diperhatikan, jadi sensitif saat sembako naik, BBM naik," kata dia.
Perpres yang diteken Presiden Joko Widodo pada 20 Maret 2015 itu menaikkan fasilitas uang muka diberikan kepada pejabat negara sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 sebesar Rp116.650.000, maka dalam Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2015 diubah menjadi sebesar Rp210.890.000. Kenaikannya mencapai 85 persen.
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Tradisi 200 Tahun, Ribuan Jemaah Syattariyah Nagan Raya Rayakan Idul Fitri Hari Ini
-
Arab Saudi Tetapkan 1 Syawal 1447 H Tanggal 20 Maret 2026, Indonesia Tunggu Sidang Isbat
-
Koalisi Sipil Desak Tersangka Prajurit TNI Kasus Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum
-
Perantau Bangka Belitung Bahagia Mudik Gratis Pakai Kapal Perang TNI AL
-
Babak Baru Kasus Air Keras Aktivis KontraS: Siapkah TNI Bongkar Dalang atau Cuma Cari Kambing Hitam?
-
Macet Parah Gilimanuk Makan Korban, Bukti Buruknya Manajemen Mudik
-
Dugaan Anggota Terlibat, Mabes TNI Selidiki Kasus Air Keras Andrie Yunus
-
Redam Konflik Berdarah, PBB Sambut Baik Jeda Pertempuran Afghanistan-Pakistan Jelang Lebaran
-
Dua Jenderal Iran Tewas, AS Mulai Tinggalkan NATO dan Australia?
-
Ali Larijani Tewas: Apakah Kematiannya Bakal Perdalam Krisis di Iran?