Suara.com - Ferrari mampu mengakhiri dominasi Mercedes saat menjuarai Grand Prix (GP) Formula 1 Malaysia. Ini merupakan kali pertama Mercedes takluk sejak Agustus 2014 lalu.
Melihat Ferrari yang mulai bangkit, kubu Mercedes langsung bereaksi. Tim juara bertahan mengakui saat ini mereka harus meningkatkan performa setelah dikejutkan Ferrari.
Kubu Mercedes menyatakan mereka saat ini harus memiliki mobil yang bisa tampil maksimal di semua sikuit dan kondisi. Ini karena Mercedes kalah bersaing dengan Ferrari pada balapan Malaysia yang sangat panas.
Jelang GP Cina di Shanghai pekan ini, bos tim Mercedes, Toto Wolff membeberkan bahwa dalam sepekan terakhir pihaknya terus menganalisis performa mereka di Malaysia lalu.
"Hasil di Malaysia membuat kami terbangun. Hal ini merupakan sesuatu yang tak boleh terjadi terlalu sering. Kami mencari area yang bisa lebih baik," kata Wolff.
Karena itu, Mercedes mengatakan akan membawa mobil W06 yang sudah di-upgrade. "Lawan kami sudah meningkatkan permainan, kami pun harus melakukannya lebih lagi. Untuk mempertahankan gelar juara dunia, kami harus memaksimalkan semua kesempatan," kata Wolff.
Pebalap andalan Mercedes, Lewis Hamilton mengincar gelar juaranya yang keempat di GP Cina. Hamilton menjadi juara di Cina pada 2008, 2011, dan 2014.
"Saya juara tahun lalu dan hanya dua kali finis di luar podium. Jadi targetnya tentu untuk kembali ada di paling depan," kata Hamilton. (Sky Sports)
Berita Terkait
-
Juara Dunia 7 Kali Kembali! Sir Lewis Hamilton Podium Bersama Ferrari
-
4 Drama Menarik di Formula 1 GP China 2026: Menyala Mercedes!
-
Kimi Antonelli Antonelli Ukir Sejarah, Raih 'Pole Sitter' Termuda Formula 1
-
Jelang F1 GP China 2026: 4 Tim Ini Berpeluang Raih Kemenangan
-
Mercedes-Benz Club Bekasi Raya Gelar Musda dan Tunjuk Presiden Baru
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Perang Darat Dimulai? AS Bakal Kirim Tentara Serang Pulau Kharg Iran
-
Ribuan Marinir AS Dikirim Donald Trump ke Timur Tengah, Keluarga: Kapan Ini Akan Berakhir?
-
Perang AS-Israel vs Iran Tak Kunjung Selesai, China Kirim Pernyataan Tegas
-
Dubai dan Abu Dhabi Diskon Besar-besaran Tarif Hotel Mewah di Tengah Perang, Minat?
-
Proyek Surya dan Hidrogen Hijau di RI Dapat Suntikan Dana, Regulasi Masih Jadi Hambatan?
-
10 Juta Warga Kuba Hidup Dalam Kegelapan, Blackout Kedua dalam Sepekan Picu Krisis dan Protes
-
Gawat! Pasokan BBM Dunia Mulai Terganggu karena Perang
-
Dunia Hadapi Krisis Energi Global! Direktur IEA Sebut Lebih Parah dari Krisis Minyak 1970
-
Eks Penyidik KPK Nilai Kebijakan Tahanan Rumah Gus Yaqut Lemahkan Penegakan Hukum
-
Jepang Kirim Pasukan Khusus Bela Diri ke Selat Hormuz, Ikut Perang?