Pasangan pebulutangkis Indonesia, Pia Zebadiah dan RIzki Amelia (PBSI).
Pasangan ganda putri Indonesia Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amelia Pradipta akan menantang pasangan unggulan Tiongkok Ou Dongni/Xiaohan Yu dalam perempat final turnamen Singapura Terbuka 2015.
"Pada perempat final nanti, kami ingin bermain lebih baik lagi. Langkah demi langkah semoga dapat terus bermain maksimal," kata Pia seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang diterima Antara di Jakarta, Kamis (9/4/2015).
Pada putaran kedua, ganda putri binaan klub Jaya Raya itu telah mengalahkan pasangan Korea Selatan Lee So Hee/Shin Seung Chan dengan skor 21-18 dan 21-17 selama 50 menit pertandingan.
"Kami sebelumnya pernah bertemu Lee/Shin dan menang. Posisi mereka juga setingkat dengan kami saat ini sehingga kami lebih percaya diri menghadapi mereka," kata Pia.
Sementara, Rizki mengaku bersama Pia menikmati bola-bola cepat yang diumpankan ganda putri Korea Selatan itu.
"Saat awal game, mempercepat tempo permainan. Padahal kami cocok dengan bola-bola cepat. Mereka terlambat sadar untuk mengubah pola permainan mereka," kata Rizki.
Pasangan Indonesia peringkat 20 besar dunia itu mengatakan akan memperbaiki penampilan bertanding mereka sebelum menghadapi Ou/Xiaohan pada putaran perempat final yang akan berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Jumat.
Pia/Rizki menjadi satu-satunya wakil Indonesia pada nomor ganda putri setelah pasangan ganda putri lain Indonesia kalah pada putaran kedua turnamen tingkat super series itu.
Keshya Nurvita Hanadia/Devi Tika Permatasari kalah dari Ou Dongni/Xiaohan dalam pertandingan yang berlangsung selama 31 menit dengan skor 21-18 dan 21-11. (Antara)
"Pada perempat final nanti, kami ingin bermain lebih baik lagi. Langkah demi langkah semoga dapat terus bermain maksimal," kata Pia seperti dilansir Tim Humas dan Media Sosial Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) yang diterima Antara di Jakarta, Kamis (9/4/2015).
Pada putaran kedua, ganda putri binaan klub Jaya Raya itu telah mengalahkan pasangan Korea Selatan Lee So Hee/Shin Seung Chan dengan skor 21-18 dan 21-17 selama 50 menit pertandingan.
"Kami sebelumnya pernah bertemu Lee/Shin dan menang. Posisi mereka juga setingkat dengan kami saat ini sehingga kami lebih percaya diri menghadapi mereka," kata Pia.
Sementara, Rizki mengaku bersama Pia menikmati bola-bola cepat yang diumpankan ganda putri Korea Selatan itu.
"Saat awal game, mempercepat tempo permainan. Padahal kami cocok dengan bola-bola cepat. Mereka terlambat sadar untuk mengubah pola permainan mereka," kata Rizki.
Pasangan Indonesia peringkat 20 besar dunia itu mengatakan akan memperbaiki penampilan bertanding mereka sebelum menghadapi Ou/Xiaohan pada putaran perempat final yang akan berlangsung di Singapore Indoor Stadium, Jumat.
Pia/Rizki menjadi satu-satunya wakil Indonesia pada nomor ganda putri setelah pasangan ganda putri lain Indonesia kalah pada putaran kedua turnamen tingkat super series itu.
Keshya Nurvita Hanadia/Devi Tika Permatasari kalah dari Ou Dongni/Xiaohan dalam pertandingan yang berlangsung selama 31 menit dengan skor 21-18 dan 21-11. (Antara)
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Banten Media Hub 2026: Ikhtiar Strategi Komunitas Media Lokal Bertahan di Era Digital
-
Prabowo Akhiri Kunjungan Kenegaraan di Prancis, Bertolak Kembali ke Jakarta
-
Mangkir dari Pemeriksaan Gas 'Whip Pink', Influencer ZNM dan Dua Saksi Lain Dijemput Paksa Polisi
-
Dulu Diminta Balik ke Barak, Ray Rangkuti Kritik TNI Kini 'Kepung' Ranah Sipil
-
Modus Pungli dan Titipan dalam SPMB 2026, dari Uang Bangku hingga Rekayasa Domisili
-
Tragedi Jip Wisata Bromo: Rem Blong di Tikungan Letter S Wonokitri, Dua Orang Tewas
-
Bahaya Gas N2O Whip Pink: Konsumen Alami Lumpuh Temporer hingga Kerusakan Saraf Tepi
-
Polisi Ungkap Kronologi dan Penyebab Sementara Ledakan PT MCCI Cilegon
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang