Polusi Udara
Ekonomi Cina memang tengah naik daun, namun tidak dengan kualitas lingkungannya. Cina tengah dilanda bencana polusi udara yang buruk.
Bahkan pengamat sosial memprediksi Cina akan dilanda konflik sosial jika polusi di negara Tirai Bambu itu tidak teratasi. Sebab kepuasan rakyat terhadap negara tidak tercapai.
Institut Perencanaan Lingkungan dari Departemen Perlindungan Lingkungan menyatakan peningkatan ekonomi Cina dinilai sia-sia. Sebab masyarakat saat ini tidak sejahtera karena hak mendapatkan lingkungan baik tidak tercapai.
"Ada kesenjangan yang besar antara seberapa lingkungan sedang cepat diperbaiki dan seberapa cepat masyarakat menuntut untuk diperbaiki. Masalah lingkungan bisa dengan mudah menjadi titik kritis yang mengarah ke risiko sosial," kata lembaga itu.
Akibatnya saat ini pemerintah Cina tengah memangkas pemakaian batubara untuk energi listrik dan industri. Pemerintah Cina bahkan mengancam menutup industri yang memakai batubara berlebih.
Di Cina, dari 74 kota, hanya 8 kota yang yang mempunyai kualitas baik. Itu berdasarkan pemantauan Departemen Perlindungan Lingkungan tahun lalu.
Hanya saja Cina diprediksi akan sulit menurunkan polutan sampai tahun 2030. Sebab perekonomian Cina tergantung dengan batubara. Terlebih tahun ini Cina tengah mengalami perkembangan industri.
Saat ini konsumsi energi batubara Cina naik menjadi 4,3 miliar ton pertahun. Diprediksi pada 2020 akan terus meningkat sampai 4,5 miliar ton. (theglobeandmail)
Bahkan pengamat sosial memprediksi Cina akan dilanda konflik sosial jika polusi di negara Tirai Bambu itu tidak teratasi. Sebab kepuasan rakyat terhadap negara tidak tercapai.
Institut Perencanaan Lingkungan dari Departemen Perlindungan Lingkungan menyatakan peningkatan ekonomi Cina dinilai sia-sia. Sebab masyarakat saat ini tidak sejahtera karena hak mendapatkan lingkungan baik tidak tercapai.
"Ada kesenjangan yang besar antara seberapa lingkungan sedang cepat diperbaiki dan seberapa cepat masyarakat menuntut untuk diperbaiki. Masalah lingkungan bisa dengan mudah menjadi titik kritis yang mengarah ke risiko sosial," kata lembaga itu.
Akibatnya saat ini pemerintah Cina tengah memangkas pemakaian batubara untuk energi listrik dan industri. Pemerintah Cina bahkan mengancam menutup industri yang memakai batubara berlebih.
Di Cina, dari 74 kota, hanya 8 kota yang yang mempunyai kualitas baik. Itu berdasarkan pemantauan Departemen Perlindungan Lingkungan tahun lalu.
Hanya saja Cina diprediksi akan sulit menurunkan polutan sampai tahun 2030. Sebab perekonomian Cina tergantung dengan batubara. Terlebih tahun ini Cina tengah mengalami perkembangan industri.
Saat ini konsumsi energi batubara Cina naik menjadi 4,3 miliar ton pertahun. Diprediksi pada 2020 akan terus meningkat sampai 4,5 miliar ton. (theglobeandmail)
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard