Suara.com - Menurut hasil survei, masyarakat menginginkan lebih banyak kalangan profesional atau akademisi yang mengisi posisi menteri di jajaran kabinet kerja.
"Polling ini merupakan hasil tindak lanjut dari polling sebelumnya terkait isu perombakan kabinet untuk meningkatkan kinerja," kata Juru Bicara KedaiKOPI Hendri Satrio kepada Antara di Jakarta, Rabu.
Hasil polling Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI), dari 344 pemilih, 58,14 persen (200 orang) memilih ada tambahan Menteri dari profesional atau akademisi.
Hendri yang juga pengamat komunikasi politik Universitas Paramadina mengatakan sejumlah kementerian memiliki rapor merah meskipun banyak juga yang kinerjanya bagus.
Hal yang menarik dari survei ini adalah beberapa masyarakat menginginkan Presiden Joko Widodo memfasilitasi tokoh dari Koalisi Merah Putih (KMP).
"Ada 15,12 persen (52 pemilih) berharap Jokowi memfasilitasi tokoh dari Koalisi Merah Putih (KMP)," katanya.
Selain itu,hasil polling juga menyatakan 22,67 persen (78 pemilih) tidak menginginkan adanya pergantian Menteri, dan hanya perlu dirotasi.
Dari hasil kajian ini diharapkan bisa menjadi masukan bagi semua pemangku kepentingan di masyarakat dalam mengambil kebijakan-kebijakan yang terkait dengan kepentingan publik. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi
-
Bukan Pemain Baru, Istri Pemilik WO Marwah Ternyata Residivis Penipuan Kelas Kakap
-
Isak Tangis Iringi Pemakaman 5 Korban Bom PD II di Biak, Maut yang Terpendam Puluhan Tahun
-
Kolaborasi dengan FBI, Polda Jateng Ungkap Sindikat Penipuan Online Bermodus Pig Butchering
-
Jokowi Ungkap Alasan Tak Hadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
Maut dari Masa Lalu, 3 Warga Biak Masih Hilang Usai Ledakan Bom Perang Dunia II