Suara.com - Dua jenazah terpidana mati asal Australia atau yang dikenal sebagai duo Bali Nine, Myuran Sukumaran dan Andrew Chan, akan disemayamkan terlebih dahulu di Rumah Persemayaman Abadi yang terletak di Jalan Daan Mogot, KM 2, Nomor 353, Jakarta Barat, Rabu (29/4/2015).
Rumah persemayaman tersebut sudah dipenuhi keluarga almarhum. Setelah disemayamkan, rencananya jenazah akan diterbangkam ke negara asal lewat Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Semula, wartawan boleh masuk ke dalam kompleks, tetapi kemudian keluarga meminta petugas keamanan membawa wartawan ke luar.
Saat ini, para wartawan hanya dibolehkan mengamati dari pintu gerbang yang berjarak sekitar 40 meter dari tempat persemayaman.
Di depan tempat persemayaman, tidak terlihat ada karangan bunga.
Sementara di pintu gerbang, saat ini dijaga oleh sejumlah anggota polisi dan pengamanan internal Rumah Persemayaman Abadi.
Jenazah kedua terpidana, saat ini masih dalam perjalanan dari Nusakambangan ke Jakarta. Diperkirakan, sekitar jam 12.00 WIB nanti, jenazah tiba di rumah persemayaman.
Myuran Sukumaran dan Andrew Chan merupakan dua dari lima jenazah yang dibawa ke Jakarta hari ini. (Kurniawan Mas'ud)
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?
-
Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar
-
Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak
-
Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris
-
Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung
-
Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg
-
Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber
-
Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M
-
Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit
-
Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter