Suara.com - Jenazah terpidana mati Sylvester Obiekwe Nwolise akan dipulangkan ke negara asalnya, Nigeria dari rumah duka RS PGI Cikini sekitar pukul 07.00 WIB.
"Sebentar lagi, jam 7 diberangkatkan," kata polisi dari Polsek Menteng Kompol N Gede Wisnu kepada suara.com di Rumah Sakit PGI, Cikini, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2015).
Wisnu mengatakan, acara kebaktian telah dilakukan pihak keluarga pada sore kemarin.
"Sudah selesai kemarin, jam 4. Jadi tinggal berangkat aja," kata dia.
Sementara dari pantauan suara.com tinggal dua orang dari pihak keluarga yang masih mendampingi jenazah bandar narkoba asal Nigeria tersebut. Isteri Sylester, kata Wisnu sudah sejak kemarin kembali ke hotel, setelah menggelar acara kebaktian.
Wisnu menambahkan, nantinya pihak kepolisian akan mengawal keberangkatan Jenazah Sylvester
"Pengawalan dari korlantas, paling satu mobil aja," kata Wisnu.
Sebelumnya, pengacara terpidana mati Sylvester Obiekwe Nwolise, Novalita mengatakan jika pihak keluarga di Nigeria sudah menanti keberangkatan jenazah Sylvester.
"Sudah ditunggu kakaknya di Nigeria," kata Novalita saat ditemui di Rumah Sakit PGI, Cikini, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu (29/4/2015).
Menurutnya, sebelum diberangkatkan sempat digelar doa pukul 06.00 WIB. Sylvester merupakan warga negara Nigeria tertangkap di Bandara Soekarno-Hatta saat berusaha menyelundupkan 1,2 kilogram heroin. pada 21 Desember 2002.
Tag
Berita Terkait
-
Ulasan Novel Notes on an Execution: Catatan Terakhir Seorang Terpidana Mati
-
Respons Ucapan Jaksa Agung Soal Eksekusi Mati Ratusan Napi, Menko Yusril: Arahannya dari Presiden
-
Hukuman Mati Tak Beri Efek Jera, Pemerintah Didesak Hapus Eksekusi
-
Jaksa Agung Sampai Jengkel, Ungkap Sulitnya Eksekusi Ratusan Terpidana Mati: Capek-capek Nuntut
-
Negosiasi Pemindahan Terpindana Mati Serge Atlaoui, Indonesia-Prancis Sepakat Lanjutkan Diskusi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Resmi! Brigjen Yulius Audie Sonny Latuheru Jabat Kapolda Papua Barat, Ini Sosoknya
-
Jokowi Disebut Bawa Misi Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode, Apa Kata Istana?
-
Tilap Rp7,6 Miliar, Duo Penipu Haji Mujamalah VIP Diringkus Sebelum Kabur ke Luar Negeri
-
KPK Limpahkan Perkara Tersangka Terakhir Kasus Suap Impor di Bea Cukai ke Tahap Penuntutan
-
Razman Arif Nasution Resmi Dipenjara usai Divonis Cemarkan Nama Baik Hotman Paris
-
Jokowi Hadiri Rakorda PSI di Lampung, Siap Sampaikan Pandangan soal Politik Nasional
-
Mengapa Tekan Emisi Saja Tidak Akan Cukup Selesaikan Krisis Lingkungan? Studi Ungkap Caranya
-
Razman Nasution Resmi Ditahan di Lapas Cipinang, Buntut Kasus Hotman Paris
-
Gempa Venezuela Renggut 235 Jiwa, Krisis Medis Melanda Wilayah La Guaira
-
Sekolah Rakyat Rasa Militer? 1.000 Taruna Kemhan Bakal Diterjunkan Gembleng Disiplin Siswa