Suara.com - Di Provinsi Henan, Cina, ada sekelompok petugas penyelamat yang bertugas menolong orang tenggelam di kawasan wisata arung jeram. Uniknya, seluruh anggota kelompoknya adalah perempuan.
Meski bekerja bersungguh-sungguh untuk menyelamatkan nyawa, tak ayal mereka kerap menjadi korban para lelaki mesum. Lansiran Shanghaiist, para peserta arung jeram laki-laki di tempat itu, terkenal sering sengaja menjatuhkan diri ke arus deras dan berpura-pura tidak bisa berenang.
Tujuannya, apalagi jika bukan agar para penyelamat cantik ini terjun ke sungai dan menolong mereka. Memang, para penyelamat berparas manis ini tahu bahwa para lelaki itu sengaja menjatuhkan diri. Namun, bagaimana lagi, itu adalah tugas mereka dan mau tak mau mereka harus terjun dan menghadapi risiko diri mereka akan digerayangi.
Namun, kini para manajer regu penyelamat merasa menemukan cara terbaik untuk menolong anak buah mereka. Mereka memasangkan kamera tersembunyi di tubuh para petugas penyelamat. Kamera yang bisa digunakan di bawah air tersebut diharapkan bisa membantu para petugas melaksanakan pekerjaannya.
Agar tidak terlalu mencolok, kamera tersebut disamarkan dengan memasangkan bunga maupun rerumputan. Mungkin agar kamera tersebut bisa merekam aksi tak senonoh yang dilakukan para lelaki mesum tersebut.
Tapi, banyak netizen di Negeri Tirai Bambu yang menyangsikan cara ini bisa melindungi para gadis tersebut dari pelecehan. Menurut Anda? (Asiaone)
Berita Terkait
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia
-
Selly Gantina Kecam Aksi Biadab Pacar Sekap Perempuan 3 Tahun di Bandung: Tak Boleh Ada Impunitas
-
Fakta di Balik Kasus Yuvita: Mengapa Penyiksaan 3 Tahun Bisa Terjadi Tanpa Diketahui Warga?
-
Berkat Jejak Transaksi Daring, Pelaku Penyekapan Perempuan di Bandung Ditangkap
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT