News / Internasional
Selasa, 05 Mei 2015 | 14:04 WIB
Beberapa perempuan Nigeria yang diselamatkan dari hutan Sambisa oleh tentara. (Reuters/Afolabi Sotunde)

Suara.com - Sekitar 214 perempuan korban penculikan kelompok Boko Haram yang berhasil dibebaskan angkatan bersenjata Nigeria dilaporkan mengandung. Temuan badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengurusi dana bantuan kependudukan United Nations Population Fund (UNFPA), memunculkan dugaan bahwa mereka mengalami tindak pemerkosaan dari para anggota Boko Haram.

Laporan ini muncul setelah adanya laporan bahwa perempuan dan anak-anak gadis yang diculik mengalami pemerkosaan dan menikahi penculik mereka. Sebagai akibat dari perbuatan tersebut, beberapa dari mereka hamil.

Menurut UNFPA, 214 perempuan tersebut adalah sebagian dari 234 perempuan dan gadis yang diselamatkan tentara Nigeria, dibantu pasukan dari sejumlah negara tetangga, di hutan Sambisa.

Direktur eksekutif UNFPA Profesor Babatunde Osotimehin mengatakan, para perempuan dan anak gadis yang diselamatkan di hutan Sambisa dalam keadaan membutuhkan bantuan. Mereka butuh dukungan agar bisa kembali membaur dalam masyarakat mereka.

"Apa yang kami temukan adalah kenyataan bahwa sebagian perempuan dan gadis yang kembali mengalami stres, sehingga bimbingan konseling harus lebih intens dan diberikan terhadap mereka satu persatu," katanya.

"Saya senang karena komunitas tidak mengucilkan mereka dan menerima mereka kembali. Ini adalah terapi yang penting pula. Kami mengantisipasi kemungkinan ekskalasi hal ini karena intervensi militer terus berlangsung, kami melihat banyak orang membutuhkan bantuan kami dan kami akan melanjutkan," sambungnya.

"Perempuan dan anak gadis butuh bantuan berbeda dari yang lain, hanya UNFPA yang melakukan ini. Kami memberikan konseling psikologi," kata Babatunde.

Seperti diketahui, setahun silam Nigeria dihebohkan dengan kasus penculikan besar-besaran terhadap 220 siswi sekolah di wilayah Chibok, sebuah desa di Negara Bagian Borno.

Namun, tidak jelas apakah para siswi dari Chibok ada di antara 234 perempuan dan gadis yang dibebaskan di hutan Sambisa. (Ibtimes)

Load More